ISNATAZAHRO, SALVANIA (2025) GAMBARAN TINGKAT KEPATUHAN DIET DAN KADAR GLUKOSA DARAH PUASA PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 RAWAT JALAN DI PUSKESMAS TAJINAN. Tugas Akhir thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG.
1. Naskah_Salvania Isnatazahro_P17110223049_ KTI D3 Gizi.pdf
Download (783kB)
2. Cover Luar.pdf
Download (40kB)
3. Cover Dalam.pdf
Download (52kB)
4. Halaman Pengesahan.pdf
Download (108kB)
5. Halaman Pernyataan Orisinalitas.pdf
Download (51kB)
6. Abstrak.doc.pdf
Download (33kB)
7. Kata Pengantar.pdf
Download (32kB)
8. Daftar isi.pdf
Download (31kB)
9. Daftar Tabel.pdf
Download (28kB)
10. Daftar Gambar.pdf
Download (27kB)
11. Daftar Lampiran.pdf
Download (28kB)
12. BAB 1.pdf
Download (101kB)
13. BAB 2.pdf
Download (169kB)
14. BAB 3.pdf
Download (156kB)
15. BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (175kB) | Request a copy
16. BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (32kB) | Request a copy
17. Daftar Pustaka.pdf
Download (102kB)
18. Lampiran.pdf
Download (414kB)
19. Biodata.pdf
Download (33kB)
20. Lembar Persetujuan Pembimbing.pdf
Download (87kB)
21. Lembar Bimbingan.pdf
Download (399kB)
Kata Kunci
Abstract
Latar Belakang : Diabetes adalah penyakit kronis yang terjadi ketika pankreas tidak memproduksi insulin dalam jumlah yang cukup, Kepatuhan diet pasien Diabetes Mellitus berperan sangat penting dalam menstabilkan kadar gula darah. Kunci utama dalam penatalaksanaan diet pada diabetes mellitus adalah 3J yaitu jumlah kalori, jenis makanan dan jadwal makan. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui Gambaran Tingkat Kepatuhan Diet Diabetes Tipe 2 dan kadar Glukosa Darah Puasa pada pasien Diabetes Mellitus Rawat Jalan di Puskesmas Tajinan. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif analitik melalui metode pendekatan studi kasus melalui wawancara dan observasi. Hasil Penelitian : Tingkat kepatuhan terhadap jumlah makanan pada kedua pasien tergolong rendah. Keduanya mengkonsumsi energi secara berlebihan, dengan asupan protein yang kurang pada Pasien 2, serta kelebihan asupan lemak dan karbohidrat. Di samping itu, mereka lebih sering mengkonsumsi camilan dengan indeks glikemik tinggi. Kedua pasien juga tidak mematuhi jadwal makan yang seharusnya dilakukan dengan interval setiap tiga jam. Akibat dari pola makan yang tidak sesuai tersebut, kadar glukosa darah pada kedua pasien tergolong tinggi atau tidak terkendali. Kesimpulan : Kedua pasien diabetes mellitus tidak mematuhi prinsip 3J, yang ditandai dengan kelebihan asupan energi dan lemak. Mereka juga mengonsumsi makanan dengan indeks glikemik sedang hingga tinggi serta tidak mengikuti jadwal makan dengan interval setiap tiga jam. Akibatnya, kadar gula darah puasa pada kedua pasien tergolong tinggi atau tidak terkendali.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Tugas Akhir) |
|---|---|
| Subjects: | Gizi > Gizi |
| Depositing User: | donny sashari |
| Date Deposited: | 08 May 2026 05:03 |
| Last Modified: | 08 May 2026 05:03 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/700 |
