FIRDAUSI, SALSABILA HILYA (2025) STUDI KASUS ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU MENYUSUI DENGAN MASTITIS DI TPMB TITIK SUNARYATI., STr., Keb.,Bd LAWANG, KAB. MALANG. Tugas Akhir thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG.
2. Cover Luar.pdf
Download (99kB)
4. Lembar Pernyataan Keaslian.pdf
Download (219kB)
5. Lembar Persetujuan.pdf
Download (98kB)
6. Lembar Pengesahan.pdf
Download (151kB)
7. Kata Pengantar.pdf
Download (135kB)
8. Abstrak Indonesia.pdf
Download (115kB)
9. Abstrak Inggris.pdf
Download (182kB)
10. Daftar Isi.pdf
Download (142kB)
11. BAB I.pdf
Download (177kB)
12. BAB II.pdf
Download (406kB)
13. BAB III.pdf
Download (251kB)
14. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (373kB) | Request a copy
15. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (163kB) | Request a copy
16. Daftar Pustaka.pdf
Download (175kB)
17. Lampiran.pdf
Download (1MB)
Kata Kunci
Abstract
Salsabila Hilya Firdausi, 2025. Asuhan Kebidanan Pada Ibu Menyusui dengan Mastitis (Studi Kasus Di TPMB Titik Sunaryati, STr, Keb., Bd. Karya Tulis Ilmiah. Program Diploma III Kebidanan Malang Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing Gita Kostania, SST, M.Kes. Mastitis adalah peradangan jaringan payudara yang sering terjadi pada ibu menyusui, terutama pada minggu awal masa Menyusui. Menurut Kolegium Dokter Indonesia (2024), terdapat sekitar 876.665 kasus mastitis setiap tahun di Indonesia. Tujuan dari studi kasus ini adalah untuk memberikan gambaran nyata asuhan kebidanan pada ibu menyusui dengan mastitis menggunakan pendekatan SOAP. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus deskriptif dan dilakukan di TPMB Titik Sunaryati, STr., Keb., Bd., Lawang, Kabupaten Malang. Subjek dalam studi ini adalah dua orang ibu Menyusui yaitu Ny. R dan Ny. V yang mengalami mastitis pada hari ke-2 dan ke-3. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik menggunakan format asuhan kebidanan SOAP. Hasil menunjukkan bahwa keluhan nyeri, bengkak, kemerahan, dan ASI tidak keluar lancar dapat diatasi dengan edukasi teknik menyusui, perawatan payudara, pemberian obat, dan kunjungan rumah. Evaluasi menunjukkan kondisi membaik dalam 3 hari tanpa komplikasi. Kesimpulan dari studi ini adalah Perawatan payudara dan pijat oksitosin terbukti efektif membantu mengurangi keluhan dan mempercepat pemulihan mastitis melalui stimulasi hormon oksitosin dan pelancaran aliran ASI.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Tugas Akhir) |
|---|---|
| Subjects: | Kebidanan > Asuhan Kebidanan Nifas dan Menyusui |
| Depositing User: | donny sashari |
| Date Deposited: | 0005 |
| Last Modified: | 07 May 2026 05:17 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/552 |
