PERBEDAAN PENGETAHUAN SEBELUM DAN SESUDAH PENYULUHAN GIZI TENTANG PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DENGAN MEDIA VIDEO PADA SANTRIWATI PONDOK PESANTREN KHA WAHID HASYIM BANGIL

SHOLICHA, AFIYATUS (2026) PERBEDAAN PENGETAHUAN SEBELUM DAN SESUDAH PENYULUHAN GIZI TENTANG PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DENGAN MEDIA VIDEO PADA SANTRIWATI PONDOK PESANTREN KHA WAHID HASYIM BANGIL. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.

[thumbnail of 2_COVER LUAR.pdf] Text
2_COVER LUAR.pdf

Download (107kB)
[thumbnail of 3_COVER DALAM.pdf] Text
3_COVER DALAM.pdf

Download (99kB)
[thumbnail of 4_LEMBAR PERNYATAAN KEASLIAN.pdf] Text
4_LEMBAR PERNYATAAN KEASLIAN.pdf

Download (116kB)
[thumbnail of 5_LEMBAR PERSETUJUAN.pdf] Text
5_LEMBAR PERSETUJUAN.pdf

Download (198kB)
[thumbnail of 7_KATA PENGANTAR.pdf] Text
7_KATA PENGANTAR.pdf

Download (103kB)
[thumbnail of 8_ABSTRAK BAHASA INDONESIA.pdf] Text
8_ABSTRAK BAHASA INDONESIA.pdf

Download (90kB)
[thumbnail of 9_ABSTRAK BAHASA INGGRIS.pdf] Text
9_ABSTRAK BAHASA INGGRIS.pdf

Download (90kB)
[thumbnail of 10_DAFTAR ISI.pdf] Text
10_DAFTAR ISI.pdf

Download (180kB)
[thumbnail of 11_BAB I.pdf] Text
11_BAB I.pdf

Download (121kB)
[thumbnail of 12_BAB II.pdf] Text
12_BAB II.pdf

Download (239kB)
[thumbnail of 13_BAB III.pdf] Text
13_BAB III.pdf

Download (213kB)
[thumbnail of 14_BAB IV.pdf] Text
14_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (295kB) | Request a copy
[thumbnail of 15_BAB V.pdf] Text
15_BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (103kB) | Request a copy
[thumbnail of 16_DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
16_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (156kB)
[thumbnail of 17_LAMPIRAN.pdf] Text
17_LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)

Kata Kunci

anemia; media video; pengetahuan; remaja putri; santriwati

Abstract

Afiyatus Sholicha, 2025. Perbedaan Pengetahuan Sebelum dan Sesudah Penyuluhan Gizi Tentang Pencegahan Anemia pada Remaja Putri dengan Media Video pada Santriwati Pondok Pesantren KHA Wahid Hasyim Bangil. Pembimbing: Sugeng Iwan Setyobudi dan Tapriadi.

Latar belakang: Masa remaja merupakan fase transisi pertumbuhan yang rentan terhadap masalah gizi, khususnya anemia yang prevalensinya terus meningkat di Indonesia hingga mencapai 48,9% pada remaja usia 15-24 tahun. Remaja putri memiliki risiko sepuluh kali lebih tinggi akibat siklus menstruasi dan kebutuhan zat besi yang meningkat, yang jika tidak tertangani dapat mengganggu konsentrasi belajar serta perkembangan fisik. Tingginya prevalensi anemia di Kabupaten Pasuruan (30%) serta kondisi lingkungan asrama pondok pesantren yang cenderung memiliki keterbatasan pola makan dan pengetahuan gizi, memperburuk status kesehatan santriwati. Upaya pencegahan dapat dilakukan melalui peningkatan pengetahuan gizi menggunakan media video sebagai sarana edukasi visual yang interaktif dan efektif bagi kelompok usia remaja. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan gizi tentang pencegahan anemia pada remaja putri dengan media video pada santriwati KHA Wahid hasyim Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan rancangan One-Group Pretest-Posttest. Subjek penelitian diberikan intervensi berupa penyuluhan gizi mengenai pencegahan anemia melalui media video. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner tingkat pengetahuan yang meliputi karakteristik responden (usia dan kelas) serta materi pencegahan anemia. Analisis data dilakukan secara univariat untuk mendeskripsikan distribusi frekuensi karakteristik responden dan analisis bivariat untuk menguji perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi. Uji normalitas dilakukan menggunakan Shapiro-Wilk, dilanjutkan dengan uji Paired Sample T-Test (untuk data normal) atau uji Wilcoxon Signed-Rank Test (untuk data tidak normal) dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil: Rata-rata skor pengetahuan responden meningkat secara signifikan dari 64,76 (kurang) menjadi 77,50 (baik) dengan nilai p=0,000. Proporsi responden berkategori pengetahuan "baik" meningkat dari 37,1% menjadi 72,9%. Peningkatan tertinggi terjadi pada level kognitif Tahu (48,6%) dan Memahami (45,8%), sedangkan peningkatan terendah pada level Sintesis (13,6%) dan Evaluasi (11,5%). Simpulan: Media video efektif dalam meningkatkan pengetahuan dasar pencegahan anemia, namun diperlukan stimulasi tambahan untuk mencapai level kognitif tinggi.
Kata kunci: anemia; media video; pengetahuan; remaja putri; santriwati

[error in script]
Item Type: Undergraduate Thesis (Skripsi)
Subjects: Gizi > Gizi Seimbang
Depositing User: Siwi Wulandari Siwi Wulandari
Date Deposited: 0002
Last Modified: 21 Apr 2026 02:02
URI: https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/342

Actions (login required)

View Item
View Item