DHAMARA, ADINDA KURNIA (2025) GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG PROSEDUR PROSES PENCAIRAN KLAIM JAMINAN HARI TUA (JHT) DI BPJS KETENAGAKERJAAN KOTA BLITAR. Tugas Akhir thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG.
3. COVER DALAM.pdf
Download (24kB)
5. LEMBAR PERSETUJUAN.pdf
Download (39kB)
6. HALAMAN PENGESAHAN.pdf
Download (91kB)
7. KATA PENGANTAR.pdf
Download (14kB)
8. ABSTRAK INDONESIA.pdf
Download (74kB)
9. ABSTRAK INGGRIS.pdf
Download (76kB)
10. DAFTAR ISI.pdf
Download (259kB)
11. DAFTAR TABEL.pdf
Download (7kB)
12. DAFTAR GAMBAR.pdf
Download (81kB)
13. DAFTAR SINGKATAN.pdf
Download (3kB)
14. BAB I.pdf
Download (144kB)
15. BAB II.pdf
Download (144kB)
16. BAB III.pdf
Download (217kB)
17. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (213kB) | Request a copy
18. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (25kB) | Request a copy
19. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (89kB)
20. LAMPIRAN.pdf
Download (80kB)
Kata Kunci
Abstract
Latar belakang: Jaminan Hari Tua (JHT) adalah manfaat uang tunai yang diberikan ketika peserta memasuki usia tertentu, tidak ingin bekerja lagi, cacat total tetap sehingga tidak mampu bekerja kembali atau meninggal dunia dan akan diberikan sampai batas waktu tertentu setelah kepesertaan mencapai minimal 10 (sepuluh) tahun. masyarakat di beberapa desa dan menemukan bahwa masih banyak penduduk desa yang belum memahami prosedur pengajuan klaim JHT, terutama dalam penggunaan aplikasi JMO maupun sistem online lainnya. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan informasi yang berdampak pada rendahnya pemahaman masyarakat terhadap prosedur klaim JHT. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 100 peserta JHT yang dipilih menggunakan rumus slovin dari total populasi 8.368 klaim JHT pada tahun 2024. Data dikumpulkan melalui kuisioner google form dan di analisis menggunakan uji univariat. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan tinggi berasal dari kelompok usia dewasa awal (25–44 tahun). Responden dengan tingkat pendidikan tinggi (diploma, sarjana, atau lebih) cenderung memiliki tingkat pengetahuan yang lebih baik. karyawan/pegawai memiliki tingkat pengetahuan yang lebih tinggi dibandingkan dengan pekerja mandiri dan pemberi kerja. Kesimpulan: Tingkat pengetahuan tertinggi terdapat pada kelompok usia dewasa awal dan kelompok pendidikan tinggi, sedangkan responden dengan pendidikan menengah dan kelompok usia remaja akhir cenderung memiliki tingkat pengetahuan yang lebih rendah
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Tugas Akhir) |
|---|---|
| Subjects: | Promosi Kesehatan > Asuransi Kesehatan (Askes) > Asuransi Kesehatan |
| Depositing User: | donny sashari |
| Date Deposited: | 08 May 2026 06:59 |
| Last Modified: | 18 May 2026 07:13 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/874 |
