RODANSYAH, FADGHOM FEBRIAN DHARMA (2025) PENGARUH PEMBERIAN HOT PACK TERHADAP PONV (POST OPERATIVE NAUSEA AND VOMITUS) PADA PASIEN POST OPERASI DENGAN GENERAL ANESTESI DI IHC RUMAH SAKIT LAVALLETE KOTA MALANG. Skripsi thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG.
1. Sampul Dalam.pdf
Download (312kB)
2. Lembar Keaslian.pdf
Download (443kB)
3. Lembar Persetujuan Dosen Pembimbing.pdf
Download (654kB)
4. Lembar Pengesahan.pdf
Download (646kB)
5.Halaman Persetujuan Publikasi.pdf
Download (649kB)
6. Abstrak.pdf
Download (386kB)
7. Kata Pengantar.pdf
Download (775kB)
8. Daftar Isi.pdf
Download (184kB)
9. BAB-1.pdf
Download (294kB)
10. BAB-2.pdf
Download (598kB)
11. BAB-3.pdf
Download (517kB)
12. BAB-4.pdf
Download (489kB)
13. BAB-5.pdf
Download (275kB)
14. Daftar Pustaka.pdf
Download (356kB)
15. Lampiran.pdf
Download (2MB)
Kata Kunci
Abstract
Post Operative Nausea and Vomiting (PONV) merupakan salah satu efek samping yang terjadi setelah tindakan pembedahan dengan general anestesi yang dapat memengaruhi proses pemulihan cepat pasien. Tindakan non-farmakologis menggunakan hot pack dapat mampu menurunkan PONV, hot pack diharapkan dapat mengembalikan gerak peristaltik usus yang melemah pada saat operasi. Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan pendekatan pretest dan post-test control group. Sampel sebanyak 68 pasien post operasi dengan anestesi umum di RS IHC Lavalette Kota Malang, dipilih menggunakan rumus slovin yang disesuaikan dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Intervensi berupa pemberian hot pack pada abdomen region 7–9 selama 15 menit dengan suhu hot pack 40°C. Data intensitas PONV diukur menggunakan Nausea Vomiting Scale (NVS) sebelum dan sesudah intervensi. Analisis statistik yang digunakan adalah uji non-parametrik, yaitu Wilcoxon sign rank test dan Mann whitney u test karena distribusi data tidak normal. uji Wilcoxon menunjukkan adanya penurunan tingkat PONV yang signifikan sebelum dan sesudah pemberian hot pack pada kelompok intervensi dari tingkat PONV 2,53 menjadi 1,59 yang berarti hot pack berpengaruh untuk menurunkan tingkat PONV sebesar 0,94. Namun, uji Mann Whitney menunjukkan bahwa perbedaan antara kelompok intervensi dan kontrol setelah perlakuan tidak signifikan secara statistik (P-value = 0,321 > 0,05) yang berarti tidak terdapat perbedaan antara kelompok intervensi dengan kelompok kontrol. Intervensi ini dapat menjadi alternatif non-farmakologis untuk mendukung pemulihan pasien. Penggunaan hot pack diharapkan dapat diterapkan oleh tenaga kesehatan sebagai tindakan untuk menurunkan PONV pada pasien pasca operasi.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Keperawatan > Keperawatan Medikal Bedah |
| Depositing User: | donny sashari |
| Date Deposited: | 08 May 2026 06:13 |
| Last Modified: | 08 May 2026 06:13 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/817 |
