SHOLICHA, AFIYATUS (2026) PERBEDAAN PENGETAHUAN SEBELUM DAN SESUDAH PENYULUHAN GIZI TENTANG PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DENGAN MEDIA VIDEO PADA SANTRIWATI PONDOK PESANTREN KHA WAHID HASYIM BANGIL. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.
2_COVER LUAR.pdf
Download (107kB)
3_COVER DALAM.pdf
Download (99kB)
4_LEMBAR PERNYATAAN KEASLIAN.pdf
Download (116kB)
5_LEMBAR PERSETUJUAN.pdf
Download (198kB)
7_KATA PENGANTAR.pdf
Download (103kB)
8_ABSTRAK BAHASA INDONESIA.pdf
Download (90kB)
9_ABSTRAK BAHASA INGGRIS.pdf
Download (90kB)
10_DAFTAR ISI.pdf
Download (180kB)
11_BAB I.pdf
Download (121kB)
12_BAB II.pdf
Download (239kB)
13_BAB III.pdf
Download (213kB)
14_BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (295kB) | Request a copy
15_BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (103kB) | Request a copy
16_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (156kB)
17_LAMPIRAN.pdf
Download (1MB)
Kata Kunci
Abstract
Afiyatus Sholicha, 2025. Perbedaan Pengetahuan Sebelum dan Sesudah Penyuluhan Gizi Tentang Pencegahan Anemia pada Remaja Putri dengan Media Video pada Santriwati Pondok Pesantren KHA Wahid Hasyim Bangil. Pembimbing: Sugeng Iwan Setyobudi dan Tapriadi.
Latar belakang: Masa remaja merupakan fase transisi pertumbuhan yang rentan terhadap masalah gizi, khususnya anemia yang prevalensinya terus meningkat di Indonesia hingga mencapai 48,9% pada remaja usia 15-24 tahun. Remaja putri memiliki risiko sepuluh kali lebih tinggi akibat siklus menstruasi dan kebutuhan zat besi yang meningkat, yang jika tidak tertangani dapat mengganggu konsentrasi belajar serta perkembangan fisik. Tingginya prevalensi anemia di Kabupaten Pasuruan (30%) serta kondisi lingkungan asrama pondok pesantren yang cenderung memiliki keterbatasan pola makan dan pengetahuan gizi, memperburuk status kesehatan santriwati. Upaya pencegahan dapat dilakukan melalui peningkatan pengetahuan gizi menggunakan media video sebagai sarana edukasi visual yang interaktif dan efektif bagi kelompok usia remaja. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan gizi tentang pencegahan anemia pada remaja putri dengan media video pada santriwati KHA Wahid hasyim Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan rancangan One-Group Pretest-Posttest. Subjek penelitian diberikan intervensi berupa penyuluhan gizi mengenai pencegahan anemia melalui media video. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner tingkat pengetahuan yang meliputi karakteristik responden (usia dan kelas) serta materi pencegahan anemia. Analisis data dilakukan secara univariat untuk mendeskripsikan distribusi frekuensi karakteristik responden dan analisis bivariat untuk menguji perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi. Uji normalitas dilakukan menggunakan Shapiro-Wilk, dilanjutkan dengan uji Paired Sample T-Test (untuk data normal) atau uji Wilcoxon Signed-Rank Test (untuk data tidak normal) dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil: Rata-rata skor pengetahuan responden meningkat secara signifikan dari 64,76 (kurang) menjadi 77,50 (baik) dengan nilai p=0,000. Proporsi responden berkategori pengetahuan "baik" meningkat dari 37,1% menjadi 72,9%. Peningkatan tertinggi terjadi pada level kognitif Tahu (48,6%) dan Memahami (45,8%), sedangkan peningkatan terendah pada level Sintesis (13,6%) dan Evaluasi (11,5%). Simpulan: Media video efektif dalam meningkatkan pengetahuan dasar pencegahan anemia, namun diperlukan stimulasi tambahan untuk mencapai level kognitif tinggi.
Kata kunci: anemia; media video; pengetahuan; remaja putri; santriwati
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Gizi > Gizi Seimbang |
| Depositing User: | Siwi Wulandari Siwi Wulandari |
| Date Deposited: | 0002 |
| Last Modified: | 21 Apr 2026 02:02 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/342 |
