WULANDARI, ELFITRA DWI (2025) Hubungan Tingkat Stres Orang Tua Dengan Perkembangan Emosional Pada Anak Prasekolah Di TK Dharma Wanita Persatuan 1 Kepuharjo. Skripsi thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG.
Abstrac Inggris.pdf
Download (326kB)
Abstrak Indonesia.pdf
Download (340kB)
BAB 1.pdf
Download (302kB)
BAB 2.pdf
Download (834kB)
BAB 3.pdf
Download (759kB)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (641kB) | Request a copy
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (456kB) | Request a copy
Cover Dalam.pdf
Download (343kB)
Cover Luar.pdf
Download (130kB)
Daftar Isi.pdf
Download (427kB)
Daftar Pustaka.pdf
Download (490kB)
Kata Pengantar.pdf
Download (334kB)
Lampiran.pdf
Download (3MB)
Lembar Keaslian.pdf
Download (324kB)
Lembar Pengesahan.pdf
Download (496kB)
Lembar Persetujuan.pdf
Download (268kB)
Kata Kunci
Abstract
Wulandari, Elfitra Dwi, 2025. Hubungan Tingkat Stres Orang Tua Dengan Perkembangan Emosional Pada Anak Prasekolah Di TK Dharma Wanita Persatuan 1 Kepuharjo, Skripsi, Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan Malang. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing : Dr. Tri Johan A.Y, S. Kp,. M. Kep. Perkembangan emosional pada anak prasekolah merupakan aspek penting dalam masa pertumbuhan, yang dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah tingkat stres yang dialami oleh orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres orang tua dengan perkembangan emosional anak prasekolah di TK Dharma Wanita Persatuan 1 Kepuharjo. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik korelatif dan pendekatan cross-sectional. nstrumen yang digunakan adalah kuesioner Perceived Stress Scale (PSS) untuk mengukur tingkat stres orang tua dan Kuesioner Masalah Perilaku Emosional (KMPE) untuk menilai perkembangan emosional anak. Hasil analisis menggunakan uji Spearman Rank menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat stres orang tua dengan perkembangan emosional anak prasekolah, dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,544 dan p-value < 0,001. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dengan kekuatan sedang, yang berarti semakin tinggi tingkat stres orang tua, semakin besar anak mengalami gangguan perkembangan emosional. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi bagi tenaga kesehatan dan orang tua dalam upaya promotif dan preventif terhadap gangguan perkembangan emosional anak melalui pengelolaan stres orang tua yang lebih baik.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Kebidanan > Neonataus, Bayi, Balita dan Anak Prasekolah |
| Depositing User: | donny sashari |
| Date Deposited: | 0057 |
| Last Modified: | 19 May 2026 03:49 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/972 |
