MULYANI, ANANDIKA SEPTI (2025) ANALISIS LABEL DAN KLAIM PADA KEMASAN PRODUK SNACK RENDAH GULA DAN BEBAS GULA. Tugas Akhir thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG.
1. COVER LUAR.pdf
Download (134kB)
2. COVER DALAM.pdf
Download (200kB)
3. HALAMAN PENGESAHAN.pdf
Download (115kB)
4. HALAMAN PENYATAAN ORISIONALITAS.pdf
Download (185kB)
5. ABSTRAK BAHASA INDONESIA.pdf
Download (218kB)
6. ABSTRAK BAHASA INGGRIS.pdf
Download (217kB)
7. KATA PENGANTAR.pdf
Download (216kB)
8. DAFTAR ISI.pdf
Download (238kB)
9. DAFTAR TABEL.pdf
Download (217kB)
10. DAFTAR GAMBAR.pdf
Download (221kB)
11. DAFTAR LAMPIRAN.pdf
Download (216kB)
12. BAB I.pdf
Download (328kB)
13. BAB II.pdf
Download (430kB)
15. BAB III.pdf
Download (295kB)
15. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
16. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (219kB) | Request a copy
17. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (273kB)
18. LAMPIRAN.pdf
Download (252kB)
17. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (273kB)
18. LAMPIRAN.pdf
Download (252kB)
Kata Kunci
Abstract
Latar belakang: Pola makan yang tidak sehat, terutama konsumsi makanan tinggi gula, garam, dan lemak jenuh merupakan faktor risiko utama terjadinya PTM seperti DM dan obesitas. Konsumsi makanan olahan dan cepat saji yang tinggi kalori serta rendah serat memperparah kondisi ini. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui kesesuaian isi label dan klaim pada kemasan produk snack rendah gula dan bebas gula. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menganalisis 15 sampel produk snack yang diperoleh dari toko swalayan dan platform e-commerce di Kota Malang. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan kesesuaian label produk terhadap Peraturan BPOM No. 31 tahun 2018 tentang Label Pangan Olahan dan Peraturan BPOM No. 1 Tahun 2022 tentang Klaim Gizi. Hasil: Dari 15 produk kemasan dengan klaim rendah gula dan bebas gula yang dianalisis, seluruhnya (100%) memenuhi syarat teknis pencantuman dan penulisan label. Namun, sebanyak 9 produk dari 15 produk (60%) tidak mencantumkan keterangan cara penyimpanan pada label, dan 6 dari 6 produk berlabel “rendah gula” (100%) memiliki kandungan gula melebihi batas maksimum 5 g per 100 g sesuai Peraturan BPOM No. 1 Tahun 2022. Sementara itu, seluruh produk dengan klaim “bebas gula” (100%) telah memenuhi syarat dengan kandungan gula 0 g per 100 g. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun aspek teknis pelabelan umumnya dipenuhi, masih terdapat ketidaksesuaian pada klaim kandungan gula, khususnya pada produk dengan klaim “rendah gula. Kesimpulan: Meskipun sebagian besar produk telah memenuhi ketentuan yang berlaku, ditemukan beberapa produk yang tidak memenuhi ketentuan pelabelan dan ketidaksesuaian pada klaim gizi, terutama pada dalam kategori “rendah gula”. Temuan ini menunjukkan perlunya pengawasan regulasi yang lebih ketat guna menjamin perlindungan konsumen, khususnya bagi yang memiliki kebutuhan diet khusus yaitu penderita DM dan obesitas.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Tugas Akhir) |
|---|---|
| Subjects: | Gizi > Gizi |
| Depositing User: | donny sashari |
| Date Deposited: | 18 May 2026 10:09 |
| Last Modified: | 18 May 2026 10:09 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/950 |
