GHOZALI, DEVINA NANDA (2025) PENGARUH TERAPI RELAXATION AUTOGENIC, MOVEMENT AND AFFIRMATION TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS RS LAVALETTE. Skripsi thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG.
2. COVER LUAR.pdf
Download (180kB)
3. COVER DALAM.pdf
Download (183kB)
4. LEMBAR PERSETUJUAN.pdf
Download (234kB)
5. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (282kB)
6. LEMBAR KEASLIAN TULISAN.pdf
Download (210kB)
7. KATA PENGANTAR.pdf
Download (260kB)
8. ABSTRAK INDONESIA.pdf
Download (11kB)
9. ABSTRAK INGGRIS.pdf
Download (288kB)
10. DAFTAR ISI.pdf
Download (189kB)
11. DAFTAR TABEL.pdf
Download (149kB)
12. DAFTAR GAMBAR.pdf
Download (144kB)
13. DAFTAR LAMPIRAN.pdf
Download (151kB)
14. BAB I.pdf
Download (286kB)
15. BAB II.pdf
Download (559kB)
16. BAB III.pdf
Download (201kB)
17. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (228kB) | Request a copy
18. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (256kB) | Request a copy
19. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (301kB)
20. LAMPIRAN.pdf
Download (3MB)
Kata Kunci
Abstract
Hemodialisis merupakan terapi pengganti fungsi ginjal yang dilakukan secara jangka panjang dan seumur hidup untuk membantu mengekskresikan sisa metabolisme yang sudah tidak digunakan oleh penderita gagal ginjal kronis. Efek samping dari hemodialisis yakni ketidaknyamanan pada aspek psikologis akan menyebabkan gangguan kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh terapi relaxation autogenic, movement and affirmation terhadap penurunan tingkat kecemasan hemodialisis pada pasien gagal ginjal kronik RS Lavalette. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan one grup pre-test and post-test. Jumlah responden sebanyak 41 pasien dipilih menggunakan purposive sampling berdasarkan kriteri inklusi dan eksklusi. Pengukuran kecemasan dilakukan menggunakan kuesioner Zung Self- Rating Anxiety Scale (ZSRAS). Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Dari hasil ditemukan tingkat kecemasan sebelum intervensi sebagian besar berada pada kategori kecemasan sedang (63,41%), dan ringan (36,58%) dengan skor rata-rata 59,73. Setelah intervensi, seluruh responden (100%) menunjukkan kecemasan dalam kategori normal dengan rata-rata skor menurun menjadi 37,61. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p<0,001 yang berarti terdapat perbedaan signifikan sebelum dan sesudah intervensi. Dapat disimpulkan terapi relaxation autogenic, movement and affirmation efektif menurunkan tingkat kecemasan pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis. Kombinasi relaksasi autogenik, gerakan ROM, dan afirmasi positif terbukti memberikan dampak yang bermakna dalam menurunkan tekanan psikologis pasien.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Keperawatan > Keperawatan Jiwa |
| Depositing User: | donny sashari |
| Date Deposited: | 08 May 2026 06:10 |
| Last Modified: | 08 May 2026 06:10 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/811 |
