SAFITRI, AMELIA GIKA (2025) PENGARUH PEMBERIAN KOMBINASI HOTPACK DAN MINYAK KAYU PUTIH TERHADAP GRADE SHIVERING PASIEN POST SECTIO CAESAREA DI RS WAVAHUSADA. Skripsi thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG.
2. Cover Luar.pdf
Download (242kB)
3. Cover Dalam.pdf
Download (290kB)
4. Halaman Persetujuan Pembimbing.pdf
Download (234kB)
5. Halaman pengesahan skripsi.pdf
Download (528kB)
6. Halaman Pernyataan Orisinalitas.pdf
Download (271kB)
7. KATA PENGANTAR.pdf
Download (171kB)
8. Abstrak.pdf
Download (201kB)
9. BAB I.pdf
Download (230kB)
10. BAB II.pdf
Download (420kB)
11. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (418kB) | Request a copy
12. BAB IV.pdf
Download (342kB)
13. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (193kB) | Request a copy
14. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (194kB)
15. LAMPIRAN.pdf
Download (1MB)
Kata Kunci
Abstract
Latar Belakang: Shivering merupakan komplikasi umum pasca operasi sectio caesarea dengan anestesi spinal yang menimbulkan ketidaknyamanan serta meningkatkan risiko gangguan metabolik dan kardiovaskular. Upaya nonfarmakologis pemberian hotpack hanya menurunkan shivering hingga grade dua, sedangkan minyak kayu putih hanya mencapai grade satu. Efektivitas terbatas ini menunjukkan perlunya kombinasi intervensi untuk hasil optimal hingga shivering dapat mencapai grade nol. Tujuan Penelitian: Menganalisis pengaruh kombinasi hotpack dan minyak kayu putih terhadap grade shivering pasien post sectio caesarea dan Menganalisis perbedaan grade shivering antara kelompok perlakuan dan kontrol di RS Wava Husada. Metode Penelitian: Quasi experimental dengan pretest-posttest control group. Sampel berjumlah 36 responden, terbagi menjadi kelompok perlakuan (n=18) dan kontrol (n=18) dengan purposive sampling. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney. Hasil Penelitian: Pada kelompok kontrol rata-rata grade shivering 3,56 menjadi 2,94 (p=0,002) penurunan ini akibat efek isolasi panas dari pemberian selimut. Pada kelompok perlakuan, penurunan shivering lebih signifikan dari 3,39 menjadi 1,28 (p=0,000). Uji Mann-Whitney menunjukkan perbedaan signifikan antar kelompok (p=0,000) dengan penurunan lebih besar pada kelompok perlakuan. Mekanisme kerja kombinasi melibatkan konduksi, evaporasi, vasodilatasi, isolasi panas, serta stimulasi reseptor TRPM8 oleh minyak kayu putih yang memberi sensasi hangat palsu sehingga menekan shivering. Kesimpulan: Kombinasi hotpack dan minyak kayu putih efektif menurunkan grade shivering pada pasien post sectio caesarea dibandingkan intervensi standar, sehingga dapat direkomendasikan sebagai alternatif nonfarmakologis dalam manajemen shivering pasca operasi.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Keperawatan > Keperawatan Maternitas |
| Depositing User: | donny sashari |
| Date Deposited: | 06 May 2026 02:03 |
| Last Modified: | 08 May 2026 06:02 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/796 |
