NISSA, AWANIS FARHANA (2025) STUDI KASUS ASUHAN KEBIDANAN PADA AKSEPTOR KB IUD PASCA PERSALINAN (MASA INTERVAL ATAU 4 MINGGU PASCA PERSALINAN) DI TPMB MAMIK YULAIKAH, S.TR.KEB BULULAWANG – KABUPATEN MALANG. Tugas Akhir thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG.
2. Cover Luar.pdf
Download (142kB)
3. Cover Dalam.pdf
Download (204kB)
4. Lembar Pernyataan Keaslian Tulisan.pdf
Download (337kB)
5. Lembar Persetujuan.pdf
Download (268kB)
6. Lembar Pengesahan.pdf
Download (287kB)
7. Kata Pengantar.pdf
Download (197kB)
8. Abstrak Indonesia.pdf
Download (218kB)
9. Abstrak Inggris.pdf
Download (192kB)
10. Daftar Isi.pdf
Download (213kB)
11. BAB I.pdf
Download (187kB)
12. BAB II.pdf
Download (321kB)
13. BAB III.pdf
Download (248kB)
14. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (311kB) | Request a copy
15. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (181kB) | Request a copy
16. Daftar Pustaka.pdf
Download (200kB)
17. Lampiran.pdf
Download (3MB)
Kata Kunci
Abstract
Latar Belakang: Tingginya angka kelahiran dan rendahnya penggunaan alat kontrasepsi pasca persalinan masih menjadi tantangan di Indonesia. Salah satu metode kontrasepsi yang direkomendasikan adalah Intrauterine Device (IUD) karena efektivitasnya yang tinggi dan durasi perlindungan jangka panjang. Namun, penggunaan IUD pasca persalinan masih rendah akibat kurangnya informasi, ketakutan, dan persepsi yang keliru. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan asuhan kebidanan pada akseptor KB IUD pasca persalinan pada masa interval di TPMB Mamik Yulaikah, S.Tr.Keb Bululawang – Kabupaten Malang. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan rancangan studi kasus. Subjek penelitian adalah seorang ibu postpartum yang memilih IUD sebagai metode kontrasepsi pada masa interval (≥4 minggu pasca persalinan). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi asuhan kebidanan yang meliputi pengkajian, penegakan diagnosa, intervensi, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil: Hasil studi menunjukkan bahwa ibu telah memenuhi kriteria untuk pemasangan IUD, tidak ditemukan kontraindikasi, dan memiliki pengetahuan serta dukungan yang baik dari keluarga. Asuhan kebidanan diberikan secara komprehensif sesuai standar pelayanan, meliputi edukasi, persiapan alat, teknik pemasangan IUD yang aseptik, serta pemantauan pasca pemasangan. Klien tidak menunjukkan keluhan pasca tindakan, dan pemahaman terhadap metode IUD meningkat secara signifikan. Kesimpulan: Asuhan kebidanan yang diberikan secara tepat dan sesuai standar dapat meningkatkan pemahaman, kenyamanan, serta keberhasilan penggunaan IUD pasca persalinan pada masa interval. Konseling yang efektif dan pelayanan yang profesional merupakan kunci untuk meningkatkan cakupan akseptor KB IUD.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Tugas Akhir) |
|---|---|
| Subjects: | Kebidanan > Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi |
| Depositing User: | donny sashari |
| Date Deposited: | 07 May 2026 05:01 |
| Last Modified: | 07 May 2026 05:01 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/524 |
