Pritasari, Berty (2020) Hubungan Riwayat Kehamilan Usia Remaja dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 24-60 Bulan di Desa Pranggang Kabupaten Kediri. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.
Cover + halaman depan.pdf
Download (294kB)
Bab 1.pdf
Download (111kB)
Bab 2.pdf
Download (189kB)
Bab 3.pdf
Download (142kB)
Bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (135kB) | Request a copy
Bab 5.pdf
Download (28kB)
Daftar Pustaka.pdf
Download (181kB)
Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB) | Request a copy
Kata Kunci
Abstract
SKRD4.0201 - NIM:1602460041
Stunting merupakan kondisi dimana balita memiliki panjang atau tinggi badan yang kurang jika dibandingkan dengan umur. Balita stunting akan memiliki tingkat kecerdasan tidak maksimal, menjadi lebih rentan terhadap penyakit dan dimasa depan dapat berisiko menurunnya tingkat produktivitas yang pada akhirnya, secara luas stunting akan dapat menghambat pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kemiskinan. Prevalensi stunting balita umur 0 sampai 59 bulan di Jatim mencapai 32,81%. Angka ini lebih tinggi dari prevalensi stunting nasional yakni sebesar 30,8%. Tujuan dari penelitian ini menganalisis hubungan riwayat kehamilan usia remaja dengan kejadian stunting pada balita usia 24–60 bulan di Desa Pranggang Kabupaten Kediri. Desain penelitian survei analitik dengan rancangan survei case-control. Teknik pengambilan sampel menggunakan Simple Random Sampling dengan sampel 20 balita tidak stunting dan 19 balita stunting. Penelitian dilakukan bulan Februari–Maret 2020 di Desa Pranggang Kabupaten Kediri. Analisis dalam penelitian ini menggunakan uji Chi-square dengan taraf signifikan 0,05. Hasil penelitian didapatkan p-value (0,029) < 0,05 yang berarti terdapat hubungan antara riwayat kehamilan usia remaja dengan kejadian stunting pada balita usia 24–60 bulan di Desa Pranggang Kabupaten Kediri dan didapatkan hasil uji Koefisien kontingensi sebesar 0,337 yang berarti terdapat hubungan yang rendah antara riwayat kehamilan usia remaja dengan kejadian stunting pada balita usia 24–60 bulan di Desa Pranggang Kabupaten Kediri. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan adanya peningkatan pengetahuan ibu tentang faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting yang salah satunya kehamilan usia remaja sehingga dapat mengurangi risiko kejadian stunting pada balita
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Kebidanan > Asuhan Kebidanan Kehamilan |
| Depositing User: | pipit pipit |
| Date Deposited: | 27 Apr 2026 09:03 |
| Last Modified: | 27 Apr 2026 23:09 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/413 |
