Hubungan Riwayat Ibu Hamil Kurang Energi Kronik Dengan Kejadian BBLR

Banurohman, Regyna Istnaini (2020) Hubungan Riwayat Ibu Hamil Kurang Energi Kronik Dengan Kejadian BBLR. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.

[thumbnail of Cover + halaman depan.pdf] Text
Cover + halaman depan.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Bab 1.pdf] Text
Bab 1.pdf

Download (315kB)
[thumbnail of Bab 2.pdf] Text
Bab 2.pdf

Download (392kB)
[thumbnail of Bab 3.pdf] Text
Bab 3.pdf

Download (376kB)
[thumbnail of Bab 4.pdf] Text
Bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (203kB) | Request a copy
[thumbnail of Bab 5.pdf] Text
Bab 5.pdf

Download (190kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (313kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (365kB) | Request a copy

Kata Kunci

Bayi Berat Lahir Rendah, Kurang Energi Kronik

Abstract

SKRD4.0197 - NIM:1602460037

Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) merupakan bayi yang memiliki berat lahir kurang dari 2500 gram tanpa memandang masa gestasi. Beberapa dampak dari bayi BBLR adalah berisiko tinggi mengalami kematian, penyakit kronis pada saat usia dewasa dan keterlambatan perkembangan mentalnya. Tujuan dari penelitian studi literatur ini adalah menemukan untuk kajian–kajian yang menyatakan bahwa terdapat hubungan status gizi ibu hamil berdasarkan ukuran lingkar lengan atas dengan kejadian BBLR. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi literatur, melakukan penelusuran pada pustaka diperoleh dari artikel, jurnal penelitian, buku-buku yang sesuai dengan konseptualisasi. Strategi penelusuran pustaka diperoleh dari (dua) database yaitu 8 Google Cendekia, dan 5 PubMed yang dipublikasikan dari tahun 2013 sampai 2019. Analisis data menggunakan komparasi dengan mencari persamaan dan perbedaan hasil literatur dengan hasil artikel. Berdasarkan hasil reviewer peneliti dari 13 literatur, didapatkan hasil sebanyak 9 jurnal menyatakan bahwa terdapat hubungan status gizi ibu hamil dengan kejadian BBLR dan sebanyak 4 jurnal menyatakan ada beberapa faktor lain yang tidak terdapat hubungan status gizi ibu hamil dengan kejadian BBLR. Berdasarkan hasil review peneliti, dapat disimpulkan bahwa selain faktor KEK yang mempengaruhi BBLR adalah usia ibu saat hamil, lingkar lengan atas ibu, riwayat penyakit ibu, kurangnya konseling gizi saat hamil, kurangnya mengkonsumsi suplemen zat besi saat hamil, paritas, status ekonomi, beban kerja yang berat, besarnya jumlah anggota keluarga juga menjadi faktor yang mempengaruhi BBLR. Dinas Kesehatan setempat untuk memprioritaskan pendanaan terhadap PMT serta melengkapi pencatatan dan pelaporan. Para bidan diharapkan dapat lebih meningkatkan pemberian penyuluhan tentang pentingnya asupan nutrisi yang baik dan cukup selama kehamilan dan meningkatkan skrining status gizi

[error in script]
Item Type: Undergraduate Thesis (Skripsi)
Subjects: Kebidanan > Asuhan Kebidanan Kehamilan
Depositing User: pipit pipit
Date Deposited: 22 Apr 2026 12
Last Modified: 27 Apr 2026 22:12
URI: https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/409

Actions (login required)

View Item
View Item