Rahmawati, Resti Tuta (2019) Hubungan Riwayat Berat Lahir dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 24-60 Bulan Di Desa Punjul Wilayah Kerja PUSKESMAS Pranggang Kabupaten Kediri. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.
Cover + halaman depan.pdf
Download (681kB)
Bab 1.pdf
Download (96kB)
Bab 2.pdf
Download (274kB)
Bab 3.pdf
Download (232kB)
Bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (239kB) | Request a copy
Bab 5.pdf
Download (7kB)
Daftar Pustaka.pdf
Download (87kB)
Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB) | Request a copy
Kata Kunci
Abstract
SKRD4.0144 - NIM: 1502460035
Stunting merupakan kondisi tinggi badan seseorang yang lebih pendek dibanding dengan tinggi badan pada umumnya (yang seusia). Stunting pada balita perlu mendapatkan perhatian khusus karena berdampak pada gangguan pertumbuhan fisik, berupa gangguan perkembangan mental dan kecerdasan, pada usia dewasa terlihat dari ukuran fisik yang tidak optimal serta kualitas kerja yang tidak kompetitif dan berakibat pada rendahnya produktivitas ekonomi. Di Indonesia dari tahun 2007 ke tahun 2013 angka stunting mengalami kenaikan dari 36,8% menjadi 37,2%. Tujuan dari penelitian ini menganalisis hubungan riwayat berat lahir dengan kejadian stunting pada balita usia 24-60 bulan di Desa Punjul Wilayah Kerja Puskesmas Pranggang Kabupaten Kediri. Desain penelitian survey analitik dengan rancangan survey case-control. Teknik pengambilan sampel menggunakan Disproportionate Cluster Random Sampling dengan sampel 132 balita tidak stunting dan 61 balita stunting. Penelitian dilakukan bulan April-Mei 2019 di Desa Punjul Wilayah Kerja Puskesmas Pranggang Kabupaten Kediri. Analisis dalam penelitian ini menggunakan uji chi-square dengan taraf signifikan 0,05. Hasil Penelitian didapatkan ρ value (0,002) < 0,05 yang berarti terdapat hubungan antara riwayat berat lahir dengan kejadian stunting pada balita usia 24-60 bulan di Desa Punjul Wilayah Kerja Puskesmas Pranggang Kabupaten Kediri dan didapatkan hasil uji koefisien kontingensi sebesar 0,222 yang berarti terdapat hubungan yang rendah antara riwayat berat lahir dengan kejadian stunting pada balita usia 24-60 bulan di Desa Punjul Wilayah Kerja Puskesmas Pranggang Kabupaten Kediri. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat meneliti lebih dalam lagi faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Kebidanan > Asuhan Kebidanan Neonatus dan Bayi Baru lahir |
| Depositing User: | pipit pipit |
| Date Deposited: | 16 Apr 2026 05:04 |
| Last Modified: | 16 Apr 2026 05:07 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/291 |
