Artamevia, Maharani Sarah (2026) ASUHAN KEPERAWATAN PADA BALITA (USIA 1-5 TAHUN) DENGAN KEJANG DEMAM DI RUANG DAHLIA RSUD dr. SOEDOMO TRENGGALEK. Laporan Akhir thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.
1. COVER SAMPUL.pdf
Download (80kB)
2. COVER DALAM.pdf
Download (90kB)
4. HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING.pdf
Download (457kB)
5. HALAMAN PENGESAHAN.pdf
Download (167kB)
6. HALAMAN PERNYATAAN ORISINALITAS.pdf
Download (108kB)
9. ABSTRAK INDONESIA.pdf
Download (120kB)
10. ABSTRACT INGGRIS.pdf
Download (123kB)
11. KATA PENGANTAR.pdf
Download (148kB)
12. DAFTAR ISI.pdf
Download (249kB)
13. BAB I.pdf
Download (235kB)
14. BAB II.pdf
Download (572kB)
15. BAB III.pdf
Download (236kB)
16. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (616kB) | Request a copy
17. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (150kB) | Request a copy
18. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only
Download (201kB) | Request a copy
19. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
Kata Kunci
Abstract
Maharani Sarah Artamevia, Mimik Christiani, Edi Yuswantoro
Program Studi D3 Keperawatan Kampus Kab. Trenggalek Poltekkes Kemenkes Malang, Jl. dr. Soetomo No.5 Trenggalek
Email : maharaniartamevia06@gmail.com
ABSTRAK
Latar Belakang : Kejang demam merupakan kondisi kegawatdaruratan medis pada anak akibat kenaikan suhu tubuh abnormal yang berisiko menyebabkan hipoksia sel otak hingga komplikasi neurologis permanen. Tujuan Penelitian : Memberikan gambaran asuhan keperawatan komprehensif pada An. S dengan diagnosa Kejang Demam Sederhana di RSUD dr. Soedomo Trenggalek. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Sumber data yang di dapat yaitu data primer dari wawancara dan pemeriksaan fisik, sedangkan data sekunder dari haril pemeriksaan laboratorium dan dokumentasi. Hasil Penelitian : Dari hasil pengkajian menemukan keluhan demam, kejang 1x, dan batuk berdahak. Diagnosa prioritas yang ditetapkan meliputi bersihan jalan nafas tidak efektif, hipertermi, dan resiko terjadinya kejang berulang. Intervensi difokuskan pada latihan batuk efektif, penurunan suhu tubuh, dan pencegahan kejang. Evaluasi akhir menunjukkan masalah teratasi, dengan kondisi membaik tidak batuk, suhu tubuh di batas normal, dan tidak mengalami kejang berulang. Kesimpulan : Dari analisis asuhan keperawatan pada klien kejang demam menunjukkan bahwa mayoritas data telah sejalan dengan teori yang ada, meski terdapat kesenjangan pada riwayat pertumbuhan, riwayat kesehatan keluarga, pola eliminasi, pemeriksaan fisik mata, dan pada jumlah diagnosa keperawatan ( 3 dari 7 diagnosa teoretis ). Keterlibatan keluarga berperan penting dalam pemantauan suhu tubuh dan keberhasilan tindakan non-farmakologis di rumah. Secara keseluruhan, asuhan keperawatan menunjukkan tingkat kesesuaian yang tinggi antara fakta dan teori. Perawat disarankan mengoptimalkan edukasi kepada orang tua mengenai pertolongan pertama saat kejang dan manajemen demam mandiri untuk mencegah komplikasi neurologis permanen pada anak.
Kata kunci : Asuhan Keperawatan, Kejang Demam, Balita.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Laporan Akhir) |
|---|---|
| Subjects: | Keperawatan > Keperawatan Anak |
| Divisions: | Jurusan Keperawatan > Program Studi D-III Keperawatan (Amd.Kep) > Program Studi D-III Keperawatan Trenggalek |
| Depositing User: | Musriyatun Musriyatun Musriyatun |
| Date Deposited: | 10 Sep 2026 06:44 |
| Last Modified: | 10 Sep 2026 06:44 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2828 |
