Sefhianingrum, Elvira Salsabila (2026) Tingkat Pengetahuan Pasien Tentang Penatalaksanaan Diabetes Mellitus Tipe II di Wilayah Kerja Puskesmas Sambit Kabupaten Ponorogo. Karya Tulis Ilmiah thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.
Abstrak_KTI Elvira Salsabila S.pdf
Download (220kB)
BAB I_KTI Elvira Salsabila S.pdf
Download (169kB)
BAB II_KTI Elvira Salsabila S.pdf
Download (352kB)
BAB III_KTI Elvira Salsabila S.pdf
Download (297kB)
BAB IV_KTI Elvira Salsabila S.pdf
Restricted to Registered users only
Download (285kB) | Request a copy
BAB V_KTI Elvira Salsabila S.pdf
Restricted to Registered users only
Download (159kB) | Request a copy
DAFTAR PUSTAKA_KTI Elvira Salsabila S.pdf - Bibliography
Download (195kB)
LAMPIRAN_KTI Elvira Salsabila S.pdf - Supplemental Material
Download (1MB)
Kata Kunci
Abstract
Pengetahuan pasien merupakan faktor penting dalam keberhasilan penatalaksanaan Diabetes Mellitus (DM) Tipe II. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan pasien mengenai penatalaksanaan DM Tipe II di wilayah kerja Puskesmas Sambit, Kabupaten Ponorogo. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 50 responden yang tergabung dalam dua kelompok Prolanis di Desa Campursari dan Maguwan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner Diabetic Knowledge Questionnaire (DKQ-24) yang telah dimodifikasi, meliputi aspek pengontrolan gula darah mandiri, terapi farmakologis, pengaturan diet, dan latihan fisik. Data dianalisis secara univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir setengah responden memiliki tingkat pengetahuan kurang mengenai penatalaksanaan DM Tipe II (48%). Pengetahuan tentang pengontrolan gula darah mandiri sebagian besar berada pada kategori kurang (54%). Pengetahuan terkait terapi farmakologis berada pada kategori cukup (52%), sedangkan pengetahuan mengenai pengaturan diet berada pada kategori baik (44%). Sementara itu, pengetahuan mengenai latihan fisik sebagian besar masih tergolong kurang (80%).
Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan pasien mengenai penatalaksanaan DM Tipe II di wilayah kerja Puskesmas Sambit masih relatif rendah. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi kesehatan yang lebih intensif pada kelompok Prolanis, terutama terkait pengontrolan gula darah mandiri dan pentingnya latihan fisik, guna meningkatkan pengetahuan, mendorong kemandirian pasien dalam mengelola penyakit, serta mencegah terjadinya komplikasi.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Karya Tulis Ilmiah) |
|---|---|
| Subjects: | Keperawatan > Keperawatan Medikal Bedah |
| Divisions: | Jurusan Keperawatan > Program Studi D-III Keperawatan (Amd.Kep) > Program Studi D-III Keperawatan Ponorogo |
| Depositing User: | Wijaya wie Hardiati |
| Date Deposited: | 09 Sep 2026 07:15 |
| Last Modified: | 09 Sep 2026 07:15 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2736 |
