Asuhan Keperawatan pada Klien Skizofrenia dengan Risiko Perilaku Kekerasan di Puskesmas Jenangan Kabupaten Ponorogo

Rahayu, Febrianti Tri (2025) Asuhan Keperawatan pada Klien Skizofrenia dengan Risiko Perilaku Kekerasan di Puskesmas Jenangan Kabupaten Ponorogo. Karya Tulis Ilmiah thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.

[thumbnail of Abstrak.pdf] Text
Abstrak.pdf - Other

Download (177kB)
[thumbnail of BAB 1 FEBRI.pdf] Text
BAB 1 FEBRI.pdf - Other

Download (308kB)
[thumbnail of BAB 2 FEBRI.pdf] Text
BAB 2 FEBRI.pdf - Other

Download (664kB)
[thumbnail of BAB 3 FEBRI.pdf] Text
BAB 3 FEBRI.pdf - Other

Download (329kB)
[thumbnail of BAB 4 FEBRI.pdf] Text
BAB 4 FEBRI.pdf - Other
Restricted to Registered users only

Download (640kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 5 FEBRI.pdf] Text
BAB 5 FEBRI.pdf - Other
Restricted to Registered users only

Download (180kB) | Request a copy
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA FEBRI.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA FEBRI.pdf - Bibliography

Download (197kB)
[thumbnail of LAMPIRAN FEBRI.pdf] Text
LAMPIRAN FEBRI.pdf - Supplemental Material

Download (2MB)
[thumbnail of MANUSKRIP FEBRI.docx] Text
MANUSKRIP FEBRI.docx - Supplemental Material

Download (55kB)

Kata Kunci

Skizofrenia, Risiko Perilaku Kekerasan

Abstract

Satu dari lima orang di Indonesia menderita gangguan jiwa. Skizofrenia adalah gangguan mental yang umum di Indonesia yang mempengaruhi fungsi otak, emosi, dan perilaku, serta menyebabkan halusinasi dan pikiran kacau. Gejala skizofrenia meliputi gejala positif, negatif, dan defisit kognitif, di mana salah satu gejala negatifnya adalah perilaku kekerasan. Risiko Perilaku Kekerasan adalah suatu bentuk perilaku yang bertujuan untuk melukai seseorang secara fisik maupun psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi asuhan keperawatan jiwa skizofrenia dengan risiko perilaku kekerasan. Dengan pendekatan studi kasus deskriptif dan sampel 1 orang dilaksanakan selama tujuh hari, dengan evaluasi dilakukan setiap hari. Hasil penelitian didapatkan kemampuan pasien dalam mengontrol perilaku kekerasan pada hari pertama mendapatkan skor 5 (sedang) dan pada hari ke tujuh didapat skor 12 (baik). SP 1-4 tercapai didukung oleh komunikasi terapeutik yang efektif. Pasien secara rutin melakukan relaksasi nafas dalam dan terapi dzikir sesuai jadwal yang telah dibuat, yang berkontribusi pada peningkatan kooperatifitas dan disiplin dalam mempelajari SP yang diajarkan oleh peneliti. Dengan dukungan penuh dari perawat, pasien mengalami perubahan positif dalam tanda dan gejala, serta penurunan perilaku kekerasan.

Item Type: Undergraduate Thesis (Karya Tulis Ilmiah)
Subjects: Keperawatan > Keperawatan Keluarga
Keperawatan > Penyakit Tidak Menular
Divisions: Jurusan Keperawatan > Program Studi D-III Keperawatan (Amd.Kep) > Program Studi D-III Keperawatan Ponorogo
Depositing User: Wijaya wie Hardiati
Date Deposited: 01 Sep 2026 07:34
Last Modified: 01 Sep 2026 07:34
URI: https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2568

Actions (login required)

View Item
View Item