SALSABILA, Alisya Syahda (2026) HUBUNGAN TIPE GRANDPARENTING DENGAN KEMAMPUAN INTERAKSI SOSIAL ANAK PRASEKOLAH DI TK WILAYAH GLISAT. Skripsi thesis, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang.
BAGIAN AWAL_ALISYA SYAHDA SALSABILA.pdf
Download (436kB)
BAB I_ALISYA SYAHDA SALSABILA.pdf
Download (184kB)
BAB II_ALISYA SYAHDA SALSABILA.pdf
Download (387kB)
BAB III_ALISYA SYAHDA SALSABILA.pdf
Download (302kB)
BAGIAN IV_ALISYA SYAHDA SALSABILA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (216kB) | Request a copy
BAGIAN V_ALISYA SYAHDA SALSABILA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (131kB) | Request a copy
DAFTAR PUSTAKA_ALISYA SYAHDA SALSABILA.pdf
Download (145kB)
LAMPIRAN_ALISYA SYAHDA SALSABILA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB) | Request a copy
Kata Kunci
Abstract
Latar Belakang: Kemampuan interaksi sosial anak prasekolah merupakan aspek penting dalam pembentukan kepribadian dan kemampuan beradaptasi. Tipe grandparenting berperan dalam memengaruhi perkembangan sosial anak melalui keterlibatan pengasuh yang dapat memberikan dampak positif maupun negatif terhadap kemampuan interaksi sosial anak. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tipe grandparenting dengan kemampuan interaksi sosial anak prasekolah di TK Nurul Kharomah dan TK Firdaus. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif analitik dengan desain survei asosiatif dan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 37 anak prasekolah usia 3–6 tahun yang diasuh secara grandparenting di TK Nurul Firdaus dan TK Nurul Kharomah di Wilayah Glisat yang dipilih menggunakan probability sampling dengan teknik simple random sampling. Jumlah sampel pada masing-masing taman kanak-kanak ditentukan secara proportional allocation sampling, kemudian responden dipilih menggunakan metode spin. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Spearman Rank. Hasil: Hampir setengah responden menerapkan tipe grandparenting surrogate parent (48,65%). Sebagian besar anak prasekolah memiliki kemampuan interaksi sosial dalam kategori kurang (54,05%). Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan negatif yang signifikan antara tipe grandparenting dengan kemampuan interaksi sosial anak prasekolah p-value = 0,028 < α (0,05). Kesimpulan: Hubungan negatif dengan kekuatan lemah menunjukkan bahwa semakin dominan tipe grandparenting sebagai pengasuh utama (surrogate parent), maka kemampuan interaksi sosial anak prasekolah cenderung semakin rendah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variasi tipe grandparenting dapat memengaruhi perkembangan kemampuan interaksi sosial anak prasekolah sehingga diperlukan pola pengasuhan yang tepat serta pemberian stimulasi sosial yang optimal untuk mendukung perkembangan sosial anak.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Kebidanan > Neonataus, Bayi, Balita dan Anak Prasekolah |
| Divisions: | Jurusan Kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan (Str.) > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan Jember (Str.) |
| Depositing User: | Yeni Racmawati Yeni Racmawati |
| Date Deposited: | 14 Aug 2026 20 |
| Last Modified: | 14 Aug 2026 07:22 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2342 |
