AFIQAH, Dayanah Zahra (2026) HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) DENGAN KEJADIAN DISMENORE PADA REMAJA PUTRI DI SMPN 2 TENGGARANG BONDOWOSO. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.
PDF BAGIAN AWAL.pdf
Download (600kB)
PDF BAB I.pdf
Download (120kB)
PDF BAB 2.pdf
Download (710kB)
PDF BAB 3.pdf
Download (1MB)
PDF BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (417kB) | Request a copy
PDF BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (100kB) | Request a copy
PDF DAPUS.pdf
Download (121kB)
PDF LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB) | Request a copy
Kata Kunci
Abstract
Latar Belakang: Dismenore merupakan gangguan menstruasi yang sering terjadi pada remaja putri dan berpotensi menghambat aktivitas sehari-hari. Angka kejadian dismenore tergolong tinggi, yaitu sekitar 50–90% pada remaja di dunia, 64,25% di Indonesia, 72% di Jawa Timur, serta 60% di Bondowoso. Salah satu faktor yang diduga berhubungan adalah status gizi yang diukur melalui Indeks Massa Tubuh (IMT). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara IMT dengan kejadian dismenore. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh remaja putri kelas VIII di SMPN 2 Tenggarang Bondowoso sebanyak 97 siswi, dengan sampel 78 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui pengukuran berat badan dan tinggi badan untuk menentukan IMT serta kuesioner untuk menilai dismenore menggunakan skala Numerical Rating Scale (NRS). Analisis data dilakukan dengan uji Spearman Rank. Hasil: Distribusi IMT menunjukkan kategori gizi normal sebanyak 45 responden (57,7%), gizi kurang 21 responden (26,9%), gizi lebih 9 responden (11,5%), dan obesitas 3 responden (3,9%). Kejadian dismenore terdiri dari tidak nyeri 3 responden (3,9%), nyeri ringan 7 responden (9%), nyeri sedang 48 responden (61,5%), dan nyeri berat 20 responden (25,6%). Hasil uji Spearman Rank menunjukkan nilai p-value = 0,001 dengan koefisien korelasi 0,425 (kategori sedang), yang menunjukkan adanya hubungan antara IMT dan dismenore. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara indeks massa tubuh dengan kejadian disminore pada remaja putri kelas VIII di SMPN 2 Tenggarang Bondowoso Tahun 2026. Peneliti selanjutnya diharapkan dapat meneliti faktor-faktor lain yang memengaruhi kejadian disminore dengan jumlah sampel dan variabel yang lebih beragam agar diperoleh hasil penelitian yang lebih komprehensif dengan metode penelitian yang lebih luas dan mendalam.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Kebidanan > Gizi dan Kesehatan Reproduksi |
| Divisions: | Jurusan Kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan (Str.) > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan Jember (Str.) |
| Depositing User: | Yeni Racmawati Yeni Racmawati |
| Date Deposited: | 0004 |
| Last Modified: | 13 Aug 2026 04:22 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2176 |
