BASUKI, DHEA NOVIRA DWISASTIKA (2023) PENGARUH PEMBUATAN TRACER PADA BERKAS REKAM MEDIS UNTUK MENURUNKAN ANGKA KEJADIAN MISSFILE DI RUMAH SAKIT DKT SIDOARJO TAHUN 2022. Tugas Akhir thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG.
ABSTRACT Bahasa Inggris.pdf
Download (146kB)
ABSTRAK Bahasa Indonesia.pdf
Download (252kB)
BAB I.pdf
Download (270kB)
BAB II.pdf
Download (283kB)
BAB III.pdf
Download (304kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (700kB) | Request a copy
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (37kB) | Request a copy
COVER DALAM.pdf
Download (169kB)
COVER LUAR.pdf
Download (169kB)
DAFTAR ISI.pdf
Download (320kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (367kB)
KATA PENGANTAR.pdf
Download (184kB)
LAMPIRAN.pdf
Download (1MB)
LEMBAR PENGESAHAN .pdf
Download (384kB)
LEMBAR PERSETUJUAN.pdf
Download (188kB)
PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN.pdf
Download (277kB)
Kata Kunci
Abstract
Nama : Dhea Novira Dwisastika Dwisastika Basuki Prodi : D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Judul :”Pengaruh Pembuatan Tracer Pada Berkas Rekam Medis Untuk Menurunkan Angka Kejadian Missfile Di Rumah Sakit DKT Sidoarjo Tahun 2022” Tracer (outguide) adalah pengganti rekam medis yang akan dikeluarkan dari penyimpanan untuk tujuan apapun, Pentingnya keberadaan tracer mampu meningkatkan efektifitas dan efisiensi dalam menunjukkan dimana rekam medis akan disimpan kembali. Salah satu dampak jika tidak menggunakan tracer yakni kesalahan peletakan dokumen rekam medis (missfile). Berdasarkan hasil observasi yang dilaksanakan di Rumah Sakit DKT Sidoarjo pada tanggal 12 Desember 2022 di ruang filing belum menggunakan tracer. Tujuan penelitian ini yaitu Pengaruh Pembuatan tracer dokumen rekam medis sebagai upaya menurunkan angka kejadian missfile di bagian penyimpanan atau filing di Rumah Sakit DKT Sidoarjo dengan metode penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah kunjungan pasien bulan November tahun 2022 di Rumah Sakit DKT Sidoarjo yang berjumlah 2.172 dokumen rekam medis dan sampel penelitian ini sebanyak 96 dokumen rekam medis, yang diambil secara acak (random sampling). Hasil penelitian ini didapatkan bahwa angka kejadian missfile sebelum implementasi tracer dari 96 dokumen rekam medis terdapat dokumen rekam medis missfile sebesar 31,25% dan angka kejadian missfile sesudah implementasi tracer rekam medis, menurun menjadi 10,41%. Penggunaan tracer di bagian filing rekam medis di Rumah Sakit DKT Sidoarjo sangat diperlukan agar dapat meminimalisir terjadinya missfile yang sering terjadi di bagian filing rekam medis.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Tugas Akhir) |
|---|---|
| Subjects: | Rekam Medis dan Informasi Kesehatan > Rekam Medis |
| Depositing User: | donny sashari |
| Date Deposited: | 2026 |
| Last Modified: | 24 Jun 2026 09:55 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/1908 |
