KURNIYANTI, Meiranda Tria (2023) PENURUNAN INTENSITAS DISMENORHEA PRIMER DENGAN PEMBERIAN SUSU CAIR LOW FAT PADA MAHASISWA POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG PRODI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN JEMBER. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.
001-015.pdf
Download (712kB)
016-022.pdf
Download (317kB)
023-065.pdf
Download (585kB)
066-080.pdf
Download (466kB)
081-096.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (341kB) | Request a copy
097-099.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (190kB) | Request a copy
100-102.pdf
Download (502kB)
103-124.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB) | Request a copy
Kata Kunci
Abstract
Latar Belakang: Dismenore primer merupakan nyeri yang dirasakan saat menstruasi akibat hipertonus dan vasokonstriksi endometrium sehingga terjadi iskemia dan nyeri dibagian bawah perut. Berdasarkan hasil study pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti di Prodi Sarjana Terapan Kebidanan Jember pada mahasiswa diperoleh hasil yaitu dari 45 mahasiswa didapatkan 40 mahasiswa (88,9%) merupakan mahasiswa mengalami dismenorhea primer dan dari 5 mahasiswa (11,1%) tidak mengalami disminore pada saat menstruasi. Tujuan: Menganalisis penurunan intensitas dismenorhea primer dengan pemberian susu cair low fat pada mahasiswa Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang Prodi Sarjana Kebidanan Jember. Metode: Desain penelitian menggunakan Pre Eksperimental (One Group Pre Test Post Test).Populasi penelitian ini sebanyak 62 Mahasiswa. Dalam pemilihan sample menggunakan metode Simple Random Sampling didapatkan sampel sebanyak 56 Mahasiswa.Analisa data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Sebagian besar mahasiswa sebelum diberikan susu cair low fat mengalami intensitas dismenorhea berat dan sedang,selebihnya mengalami intensitas dismenorhea sangat berat. Sebagian besar mahasiswa setelah diberikan susu cair low fat mengalami intensitas dismenorhea sedang dan ringan. Hasil analisis statistik Uji Wilcoxon menunjukkan ada penurunan intensitas dismenorhea primer yang signifikan pada mahasiswa sebelum dan sesudah diberikan susu cair low fat,dengan p-value 0,000 < 0.05,karena nilai p value < α. Sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak yang artinya pemberian susu cair low fat dapat menurunkan intensitas dismenorhea primer. Kesimpulan: Susu cair low fat dapat dijadikan sebagai salah satu pengobatan secara non farmakologi untuk menurunkan intensitas nyeri dismenorhea primer.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Kebidanan > Asuhan Kebidanan Kehamilan |
| Depositing User: | Yeni Racmawati Yeni Racmawati |
| Date Deposited: | 2026 |
| Last Modified: | 24 Jun 2026 03:47 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/1885 |
