HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI KAMPUS PRODI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN JEMBER TAHUN 2023

KURNIASARI, Farah Elvina (2023) HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI KAMPUS PRODI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN JEMBER TAHUN 2023. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.

[thumbnail of Cover] Text (Cover)
001-017.pdf

Download (821kB)
[thumbnail of Bab 1] Text (Bab 1)
018-023.pdf

Download (135kB)
[thumbnail of Bab 2] Text (Bab 2)
024-051.pdf

Download (302kB)
[thumbnail of Bab 3] Text (Bab 3)
052-067.pdf

Download (309kB)
[thumbnail of Bab 4] Text (Bab 4)
068-084.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (165kB) | Request a copy
[thumbnail of Bab 5] Text (Bab 5)
085-086.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4kB) | Request a copy
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
087-090.pdf

Download (234kB)
[thumbnail of Lampiran] Text (Lampiran)
091-130.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Kata Kunci

Aktivitas Fisik, Anemia

Abstract

Latar Belakang : Kementrian Kesehatan telah melakukan penanggulangan anemia melalui edukasi dan pemberian Tablet Tambah Darah (TTD), namun angka kejadian anemia di indonesia masih tinggi sebanyak 84,6% pada kelompok umur 15-24 tahun. Salah satu penyebabnya adalah aktivitas fisik berlebih yang membuat kompresi kuat pada otot dan merusak sel darah merah dan terjadi anemia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan aktivitas fisik dengan kejadian anemia pada remaja putri di kampus Prodi Sarjana Terapan Kebidanan Jember. Metode : Desain penelitian ini adalah analitik korelasional dengan pendekatan crosss sectional. Populasi tingkat I berjumlah 87 Mahasiswi dengan sampel 71. Teknik sampling menggunakan Simple Random Sampling. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner IPAQ dan Easy Touch GCHb. Hasil : Sebagian besar mahasisiwi melakukan aktivitas fisik berat dan mengalami anemia ringan sebanyak 23 responden (32%). Hasil uji statistik Spearman Rank didapatkan nilai P – value sebesar 0,328 > α = (0,05). Kesimpulan : Tidak ada hubungan aktivitas fisik dengan kejadian anemia, meskipun aktivitas fisiknya berat jika diimbangi dengan
pola makan dan istirahat yang cukup dapat mencegah terjadinya anemia, sehingga penting bagi remaja menjaga pola makan yang baik.

[error in script]
Item Type: Undergraduate Thesis (Skripsi)
Subjects: Kebidanan > Gizi dan Kesehatan Reproduksi
Depositing User: Yeni Racmawati Yeni Racmawati
Date Deposited: 17 Jun 2026 04:15
Last Modified: 17 Jun 2026 04:15
URI: https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/1591

Actions (login required)

View Item
View Item