RAHMA, NURUL FAIDATUR (2025) EFEKTIVITAS TERAPI RELAKSASI GUIDED IMAGERY DAN VIRTUAL REALITY (VR) TERHADAP KUALITAS TIDUR PADA PASIEN POST OPERASI DI RUANG DAHLIA RSUD MARDI WALUYO BLITAR. Skripsi thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG.
1.Cover Sampul.pdf
Download (600kB)
2.Cover Luar.pdf
Download (356kB)
3.Cover Dalam.pdf
Download (424kB)
4.Lembar Pernyataan Keaslian.pdf
Download (383kB)
5.Lembar Persetujuan.pdf
Download (490kB)
6.Lembar Pengesahan.pdf
Download (625kB)
7.Kata Pengantar.pdf
Download (534kB)
8.Abstrak Indonesia.pdf
Download (692kB)
9.Abstrac Inggris.pdf
Download (350kB)
10.Daftar Isi.pdf
Download (485kB)
11.BAB 1.pdf
Download (697kB)
12.BAB 2.pdf
Download (1MB)
13.BAB 3.pdf
Download (752kB)
14.BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (818kB) | Request a copy
15.BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (332kB) | Request a copy
16.DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (666kB)
17.Lampiran.pdf
Download (2MB)
Kata Kunci
Abstract
Kurangnya tidur selama periode yang lama dapat menyebabkan perburukan kondisi penyakit lain seta mengganggu proses penyembuhan dimana fungsi dari tidur adalah untuk regenerasi sel-sel tubuh yang rusak menjadi baru. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah gangguan tidur adalah dengan menggunakan terapi non farmakologis yaitu dengan terapi Guided Imagery dan Virtual Reality. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahu¡ efekt¡v¡tas gu¡ded ¡magery dan v¡rtual real¡ty terhadap kual¡tas t¡dur pada pas¡en post operas¡. Penelitian ini merupakan true experiment design dengan menggunakan rancangan penelitian Solomon. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah probability sampling dengan jenis simple random sampling dengan jumlah responden sebanyak 120 responden. Pengolahan data menggunakan aplikasi SPSS dengan uji Wilcoxon, mann withney dan two way anova. Pada hasil uji Two-Way ANOVA, tidak ditemukan perbedaan yang signifikan antar ketiga kelompok perlakuan dalam meningkatkan kualitas tidur pasien post operasi (p = 0.165). Namun, analisis Estimated Marginal Means menunjukkan bahwa kelompok Virtual Reality memiliki penurunan skor kualitas tidur terbesar (Δ = 5.000), diikuti oleh Guided Imagery (Δ = 4.975), dan kontrol (Δ = 4.250). Meskipun tidak signifikan secara statistik, hasil ini memperlihatkan adanya tren bahwa Virtual Reality menunjukkan efektivitas paling tinggi secara deskriptif. Penelitian ini memberikan bukti bahwa penggunaan terapi relaksasi non-farmakologis seperti guided imagery dan virtual reality dapat menjadi metode tambahan yang efektif untuk meningkatkan kualitas tidur pasien post operasi. Untuk peneliti selanjutnya, disarankan untuk memperluas dan memperpanjang durasi intervensi, dan menguji kombinasi kedua terapi guna mendapatkan hasil yang lebih komperehensif dan aplikatif.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Keperawatan > Keperawatan Medikal Bedah |
| Depositing User: | donny sashari |
| Date Deposited: | 08 May 2026 06:31 |
| Last Modified: | 08 May 2026 06:31 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/847 |
