TANAPUTRI, FATYA (2025) ANALISIS KEBUTUHAN TENAGA PENGOLAH BERDASARKAN BEBAN KERJA DENGAN METODE WORKLOAD INDICATOR OF STAFFING NEED (WISN) DI UNIT GIZI RSI AMINAH BLITAR. Tugas Akhir thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG.
Abstract.doc.pdf
Download (181kB)
Appendices.doc.pdf
Download (893kB)
Awal.doc.pdf
Download (609kB)
Chapter1.doc.pdf
Download (259kB)
Chapter2.doc.pdf
Download (421kB)
Chapter3.doc.pdf
Download (250kB)
Chapter4.doc.pdf
Restricted to Registered users only
Download (425kB) | Request a copy
Conclusion.doc.pdf
Download (155kB)
References.doc.pdf
Download (186kB)
Kata Kunci
Abstract
Latar Belakang : Dibutuhkan pelayanan gizi rumah sakit yang bermutu guna mencapai kualitas gizi dan penyembuhan pasien yang optimal serta sebagai penunjang akreditasi rumah sakit berdasarkan JCI. Pelayanan gizi rumah sakit yang bermutu membutuhkan SDM bermutu. Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 81/MENKES/SK/2004 tentang Pedoman Pelayanan Perencanaan SDM Kesehatan di Tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota, serta Rumah Sakit, kebutuhan SDM kesehatan dapat dihitung dengan metode WISN. Perhitungan kebutuhan SDM dengan metode ini lebih mudah untuk digunakan, komprehensif, serta realistis. Tujuan Penelitian : Mengetahui beban kerja dan kebutuhan tenaga pengolah berdasarkan beban kerja dengan metode WISN di Unit Gizi RSI Aminah Blitar. Metode Penelitian : Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan metode kualitatif. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari 2025. Populasi studi penelitian adalah tenaga pengolah di Unit Gizi RSI Aminah Blitar. Sampel dengan jumlah dua orang tenaga pengolah. Pengumpulan data menggunakan metode work sampling. Hasil Penelitian : Beban kerja tenaga pengolah bagian persiapan sebesar 76,19%, sedangkan pada kegiatan pengolahan beban kerja sebesar 113,69% pada shift pagi dan 104,17% pada shift sore. Persentase ini menunjukkan beban kerja yang ditanggung tenaga pengolah berada pada kategori tinggi. Jumlah optimal kebutuhan tenaga pengolah berdasarkan penghitungan metode WISN sebanyak lima orang. Jumlah tenaga pengolah di Unit Gizi RSI Aminah Blitar saat ini sebanyak empat orang. Unit Gizi RSI Aminah Blitar kekurangan tenaga pengolah sebanyak satu orang. Kesimpulan : Berdasarkan perhitungan WISN, jumlah optimal tenaga pengolah sebanyak lima orang. Untuk itu Unit Gizi di RSI Aminah Blitar membutuhkan satu orang tenaga pengolah tambahan.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Tugas Akhir) |
|---|---|
| Subjects: | Gizi > Gizi |
| Depositing User: | donny sashari |
| Date Deposited: | 04 May 2026 49:45 |
| Last Modified: | 08 May 2026 04:49 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/675 |
