ROHMANIA, AVI KHARISMA FITROTUR (2025) ANALISIS KESIAPSIAGAAN RUMAH SAKIT DALAM MENGHADAPI BENCANA BERDASARKAN HOSPITAL SAFETY INDEX DI RUMAH SAKIT ISLAM UNISMA KOTA MALANG. Skripsi thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG.
ABSTRACT.pdf
Download (191kB)
ABSTRAK.pdf
Download (185kB)
BAB 1.pdf
Download (222kB)
BAB 2.pdf
Download (307kB)
BAB 3.pdf
Download (374kB)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (548kB) | Request a copy
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (186kB) | Request a copy
COVER DALAM.pdf
Download (152kB)
COVER LUAR.pdf
Download (135kB)
DAFPUS.pdf
Download (209kB)
DAFTAR ISI.pdf
Download (208kB)
HALAMAN PERNYATAAN ORISINALITAS.pdf
Download (41kB)
HALAMAN PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI.pdf
Download (60kB)
KATA PENGANTAR.pdf
Download (177kB)
LAMPIRAN.pdf
Download (2MB)
Kata Kunci
Abstract
RSI Unisma Kota Malang berlokasi di Kecamatan Lowokwaru, wilayah dengan tingkat kejadian bencana tertinggi kedua di Kota Malang berdasarkan data BPS 2023. Potensi banjir, cuaca ekstrem, tanah longsor, dan gempa bumi menempatkan rumah sakit ini di kawasan rawan bencana yang berisiko mengancam keselamatan pasien, karyawan, pengunjung, serta dapat melumpuhkan pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kesiapsiagaan RSI Unisma berdasarkan instrumen Hospital Safety Index (HSI) dari WHO. Desain penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner HSI, wawancara, observasi, dan telaah dokumen. Analisis dilakukan dengan menghitung skor pada aspek struktural, non-struktural, dan fungsional. Hasil penelitian menunjukkan skor HSI sebesar 0,56 yang termasuk kategori Cukup Siap, artinya rumah sakit cukup mampu berfungsi saat bencana namun masih berisiko mengalami kegagalan pada beberapa komponen. Skor tertinggi terdapat pada aspek struktural yang menandakan kondisi bangunan relatif aman, sedangkan kelemahan utama terdapat pada manajemen darurat, khususnya koordinasi komunikasi, keterbatasan dokumen perencanaan, serta kurangnya pelatihan kesiapsiagaan. Temuan ini menunjukkan kesiapsiagaan RSI Unisma masih dominan pada aspek struktural tetapi belum optimal pada aspek fungsional. Hal ini sejalan dengan penelitian di rumah sakit lain yang menunjukkan bahwa kapasitas manajemen darurat sering menjadi titik lemah meskipun struktur bangunan sudah cukup kuat. Dengan demikian, peningkatan kesiapsiagaan perlu difokuskan pada penyusunan rencana kontinjensi, penguatan sistem komunikasi, dan pelatihan rutin bagi seluruh staf. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa evaluasi rutin menggunakan HSI sangat penting sebagai dasar peningkatan mutu dan keselamatan rumah sakit dalam menghadapi bencana.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Keperawatan > Keperawatan Gawat Darurat dan Manajemen Bencana Promosi Kesehatan > Program Kesehatan |
| Depositing User: | donny sashari |
| Date Deposited: | 18 May 2026 |
| Last Modified: | 18 May 2026 09:42 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/949 |
