FIRDAUS, RENY NUR INDAH (2025) HUBUNGAN INTERDIALYTIC WEIGHT GAIN DENGAN PERUBAHAN TEKANAN DARAH INTRADIALISIS PADA PASIEN END STAGE RENAL DISEASE YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RUMAH SAKIT LAVALETTE. Skripsi thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG.
2. Cover Luar.pdf
Download (59kB)
3. Cover Dalam.pdf
Download (60kB)
4. Lembar Pernyataan (Keaslian).pdf
Download (361kB)
5. Lembar Persetujuan.pdf
Download (308kB)
6. Lembar Pengesahan.pdf
Download (917kB)
7. Kata Pengantar.pdf
Download (57kB)
8. Abstrak Indonesia.pdf
Download (121kB)
9. Abstract Inggris.pdf
Download (121kB)
10. Daftar Isi.pdf
Download (88kB)
11. BAB I.pdf
Download (183kB)
12. BAB II.pdf
Download (292kB)
13. BAB III.pdf
Download (291kB)
14. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (285kB) | Request a copy
15. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (105kB) | Request a copy
16. Daftar Pustaka.pdf
Download (197kB)
17. Lampiran.pdf
Download (2MB)
Kata Kunci
Abstract
Latar Belakang: Pasien End Stage Renal Disease (ESRD) yang menjalani hemodialisis rentan mengalami perubahan tekanan darah intradialisis. Salah satu faktor yang diduga berpengaruh adalah Interdialytic Weight Gain (IDWG), yaitu akumulasi cairan tubuh antara dua sesi hemodialisis. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara IDWG dengan perubahan tekanan darah intradialisis pada pasien ESRD yang menjalani hemodialisis di Rumah Sakit Lavalette Malang. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 83 pasien, diambil menggunakan teknik purposive sampling. Data IDWG diperoleh dari selisih berat badan pre- dan post-hemodialisis, sedangkan tekanan darah diukur sebelum dan sesudah dialisis. Analisis menggunakan uji Pearson setelah data dinyatakan normal oleh uji Kolmogorov-Smirnov. Hasil Penelitian: Mayoritas responden memiliki IDWG kategori ringan (74,7%) dan mengalami tekanan darah stabil (44,6%). Hasil uji Pearson menunjukkan nilai p = 0,057 dan r = −0,209 yang berarti tidak terdapat hubungan signifikan antara IDWG dan perubahan tekanan darah intradialisis. Dan hasil pearson correlation menunjukkan bahwa kedua variabel memiliki hubungan negatif dan berkorelasi lemah. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara IDWG dan perubahan tekanan darah intradialisis pada pasien hemodialisis di RS Lavalette. Meskipun demikian, IDWG tetap menjadi parameter penting dalam pengelolaan pasien ESRD.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Keperawatan > Keperawatan Medikal Bedah |
| Depositing User: | donny sashari |
| Date Deposited: | 06 May 2026 36:41 |
| Last Modified: | 08 May 2026 06:36 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/856 |
