ZUHRUFA, KURNIA (2025) EFEKTIVITAS PEMBERIAN MUROTTAL AL-QUR’AN DAN RELAKSASI NAFAS DALAM TERHADAP INTENSITAS NYERI PASIEN POST OPERASI BEDAH MAYOR DI RS LAVALLETE MALANG. Skripsi thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG.
ABSTRAK INDONESIA.pdf
Download (126kB)
ABSTRAK INGGRIS.pdf
Download (125kB)
BAB 1.pdf
Download (220kB)
BAB 2.pdf
Download (440kB)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only
Download (245kB) | Request a copy
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (291kB) | Request a copy
BAB 5.pdf
Download (129kB)
COVER DALAM.pdf
Download (290kB)
COVER LUAR.pdf
Download (289kB)
DAFTAR ISI.pdf
Download (117kB)
KATA PENGANTAR.pdf
Download (304kB)
LAMPIRAN.pdf
Download (2MB)
Lembar pengesahan.pdf
Download (579kB)
lembar persetujuan.pdf
Download (529kB)
Kata Kunci
Abstract
Nyeri pasca operasi merupakan masalah umum yang sering dialami pasien setelah menjalani tindakan bedah mayor dan dapat mempengaruhi proses pemulihan. Penanganan nyeri tidak hanya dilakukan secara farmakologi, tetapi juga dapat menggunakan pendekatan nonfarmakologi seperti mendengarkan murottal AlQur’an dan teknik relaksasi nafas dalam. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas mendengarkan murottal Al-Qur’an dan teknik relaksasi nafas dalam terhadap intensitas nyeri pada pasien post operasi bedah mayor. Penelitian ini menggunakan desain quasy eksperiment dengan pendekatan two group pre-test and post-test design yang melibatkan 32 responden di RS Lavalette Malang, dibagi menjadi dua kelompok intervensi secara purposive sampling. Pengukuran nyeri dilakukan menggunakan skala Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah intervensi, dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank test dan Mann-Whitney. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan bahwa kedua kelompok mengalami penurunan nyeri yang signifikan, dengan nilai p = 0,000. sedangkan, hasil uji Mann-Whitney menunjukkan nilai p = 0,007 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan efektivitas antara kedua kelompok, mendengarkan murottal Al-Qur’an menunjukkan penurunan nyeri yang lebih besar dengan nilai mean rank (20,78) dan relaksasi nafas dalam (12,22). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kedua teknik efektif dalam menurunkan nyeri, namun terapi mendengarkan murottal Al-Qur’an terbukti lebih unggul dan direkomendasikan sebagai intervensi nonfarmakologis dalam manajemen nyeri pasca operasi.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Keperawatan > Keperawatan Medikal Bedah |
| Depositing User: | donny sashari |
| Date Deposited: | 06 May 2026 19:26 |
| Last Modified: | 08 May 2026 06:19 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/828 |
