ULHAQ, DHIYA (2025) STUDI KASUS PENATALAKSANAAN ASUHAN KEBIDANAN KEHAMILAN DENGAN PREEKLAMSIA PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI TPMB EVI DWI WULANDARI, S.Tr. Keb. MULYOREJO – KOTA MALANG. Tugas Akhir thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG.
2. Cover Luar.pdf
Download (145kB)
3. Cover Dalam.pdf
Download (284kB)
4. Lembar Pernyataan Keaslian Tulisan.pdf
Download (246kB)
5. Lembar Persetujuan.pdf
Download (157kB)
6. Lembar Pengesahan.pdf
Download (279kB)
7. Kata Pengantar.pdf
Download (263kB)
8. Abstrak Indonesia.pdf
Download (352kB)
9. Abstrak Inggris.pdf
Download (340kB)
10. Daftar Isi.pdf
Download (272kB)
11. BAB I.pdf
Download (137kB)
12. BAB II.pdf
Download (383kB)
13. BAB III.pdf
Download (278kB)
14. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (535kB) | Request a copy
15. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (267kB) | Request a copy
16. Daftar Pustaka.pdf
Download (149kB)
17. Lampiran.pdf
Download (4MB)
Kata Kunci
Abstract
Fadhlullah, Dhiya Ulhaq. 2025. Penatalaksanaan Asuhan Kebidanan Kehamilan Dengan Preeklamsia Pada Ibu Hamil Trimester III Di TPMB Evi Dwi Wulandari, S.Tr. Keb,. Mulyorejo – Kota Malang. Program Studi Diploma III Kebidanan Malang, Politekkes Kemenkes Malang. Pembimbing : Gita Kostania, S.ST., M.Kes Preeklamsia masih menjadi penyebab utama kematian ibu di Indonesia, dengan 24,7% kematian ibu terkait hipertensi dalam kehamilan. Di Kota Malang, komplikasi hipertensi mendominasi penyebab kematian, dengan prevalensi 8– 10% pada ibu hamil. Data Dinas Kesehatan menunjukkan kasus preeklamsia terus meningkat, dan Puskesmas Mulyorejo menjadi salah satu penyumbang tertinggi. Pada Maret–April 2025, tercatat 6–8 kasus preeklamsia dari 287 kunjungan antenatal care di TPMB Evi Dwi Wulandari. Penelitian ini bertujuan menggambarkan penatalaksanaan asuhan kebidanan kehamilan dengan preeklamsia trimester III di TPMB tersebut. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan studi kasus pada dua subjek, Ny. W dan Ny. S, yang mengalami preeklamsia tanpa gejala berat. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis secara tematik. Hasil menunjukkan penatalaksanaan pada Ny. S hampir sesuai standar pelayanan kebidanan, meliputi pemeriksaan tekanan darah, proteinuria, pemberian antihipertensi, edukasi, dan rujukan tepat waktu. Sebaliknya, pada Ny. W belum seluruh tindakan sesuai standar; pemantauan tekanan darah tidak rutin, tidak ada terapi farmakologis, serta edukasi terbatas. Perbedaan ini menegaskan pentingnya konsistensi penerapan standar pelayanan kebidanan oleh bidan praktik mandiri, bahkan pada kasus preeklamsia tanpa gejala berat. Bidan diharapkan meningkatkan kewaspadaan, melakukan pemantauan tekanan darah dan proteinuria secara rutin, memberikan edukasi komprehensif, serta melakukan pencatatan dan rujukan tepat waktu untuk mencegah komplikasi.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Tugas Akhir) |
|---|---|
| Subjects: | Kebidanan > Asuhan Kebidanan Kehamilan |
| Depositing User: | donny sashari |
| Date Deposited: | 08 May 2026 05:24 |
| Last Modified: | 08 May 2026 05:24 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/719 |
