Aprilliya, Wita (2025) ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU NIFAS NY. O USIA 22 TAHUN P1001Ab000 POST PARTUM HARI KE-5 DENGAN MASALAH ASI TIDAK LANCAR DI PUSKESMAS LAWANG KABUPATEN MALANG. Laporan Akhir thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.
2. Cover Luar.pdf
Download (66kB)
3. Cover Dalam.pdf
Download (66kB)
4. Lembar Pernyataan Keaslian Tulisan.pdf
Download (100kB)
5. Lembar Persetujuan.pdf
Download (57kB)
6. Lembar Pengesahan.pdf
Download (87kB)
7. Kata Pengantar.pdf
Download (75kB)
8. Abstrak Indonesia.pdf
Download (7kB)
9. Abstrak Inggris.pdf
Download (66kB)
10. Daftar Isi.pdf
Download (31kB)
11. BAB I.pdf
Download (42kB)
12. BAB II.pdf
Download (460kB)
13. BAB III.pdf
Download (123kB)
14. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (161kB) | Request a copy
15. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (31kB) | Request a copy
16. Daftar Pustaka.pdf
Download (148kB)
17. Lampiran.pdf
Download (992kB)
Abstract
Wita Aprilliya (2025). Asuhan Kebidanan Pada Ibu Nifas Dengan Masalah ASI Tidak Lancar di Puskesmas Lawang. Karya Tulis Ilmiah Studi Kasus, Program Studi DIII Kebidanan Malang, Jurusan Kebidanan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing : Heppy Rina M, S.ST., M.Keb.
Produksi Air Susu Ibu (ASI) yang tidak lancar menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan kegagalan dalam pemberian ASI eksklusif. Faktor internal seperti kondisi fisik dan psikologis ibu, serta faktor eksternal seperti inisiasi menyusui dini dan frekuensi menyusui memengaruhi produksi ASI. Mendeskripsikan Asuhan Kebidanan pada Ibu Nifas dengan masalah ASI tidak lancar pada Ibu Nifas di Puskesmas Lawang. Penelitian ini merupakan studi kasus deskriptif yang dilaksanakan pada Ny. O, usia 22 tahun, post partum hari ke-5 di Puskesmas Lawang yang dilaksanakan pada tanggal 7 Juni-10 Juli 2025. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi, ibu mengeluhkan ASI keluar sedikit sejak nifas hari ke-2 dengan frekuensi menyusui 3x sehari. Hasil penelitian selama 1 bulan, ASI sudah lancar sejak nifas hari ke-19 dan frekuensi menyusui ibu sudah 8-10 kali sehari. Selain itu, dilakukan intervensi dengan perawatan payudara dan pijat oksitosin yang mampu meningkatkan pengeluaran ASI. Penanganan dengan stimulasi hormon oksitosin melalui pijat oksitosin dapat membantu memperlancar ASI. Rekomendasi yang diberikan adalah perlunya observasi rutin kondisi laktasi ibu serta edukasi mengenai teknik menyusui dan stimulasi oksitosin agar produksi ASI optimal.
Kata Kunci : Ibu Nifas, ASI tidak lancar, Pijat Oksitosi
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Laporan Akhir) |
|---|---|
| Subjects: | Kebidanan > Asuhan Kebidanan Nifas dan Menyusui |
| Depositing User: | Sisilia Andriani Sisilia Andriani |
| Date Deposited: | 13 ['lib/utils:month_short_30' not defined] 0004 45 |
| Last Modified: | 30 Apr 2026 02:13 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/435 |
