Gambaran Perkembangan pada Anak Stunting Usia 24-48 bulan di Desa Pranggang Wilayah Kerja Puskesmas Pranggang Kabupaten Kediri

Kartikasari, Ainun Nabilla (2020) Gambaran Perkembangan pada Anak Stunting Usia 24-48 bulan di Desa Pranggang Wilayah Kerja Puskesmas Pranggang Kabupaten Kediri. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.

[thumbnail of Cover + halaman depan.pdf] Text
Cover + halaman depan.pdf

Download (473kB)
[thumbnail of Bab 1.pdf] Text
Bab 1.pdf

Download (20kB)
[thumbnail of Bab 2.pdf] Text
Bab 2.pdf

Download (166kB)
[thumbnail of Bab 3.pdf] Text
Bab 3.pdf

Download (132kB)
[thumbnail of Bab 4.pdf] Text
Bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (153kB) | Request a copy
[thumbnail of Bab 5.pdf] Text
Bab 5.pdf

Download (74kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (86kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Kata Kunci

Stunting, perkembangan

Abstract

SKRD4.0172 - NIM:1602460011

Pertumbuhan dan perkembangan merupakan proses berkesinambungan sejak konsepsi hingga dewasa. Balita merupakan periode penting karena merupakan masa plastisitas otak. Malnutrisi dan gangguan pertumbuhan, seperti stunting, dapat mengganggu perkembangan kognitif, motorik, dan verbal. Stunting menjadi masalah kesehatan masyarakat karena insidensinya yang meningkat dan dapat memengaruhi perkembangan balita di Indonesia, khususnya di Jawa Timur, termasuk Desa Pranggang, Kabupaten Kediri. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran perkembangan anak stunting di Desa Pranggang. Desain pada penelitian ini merupakan survei deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan cara tes perkembangan dan wawancara terhadap populasi 16 orang tua dan balita stunting berusia 24–48 bulan, dan menggunakan teknik total sampling sehingga diperoleh 16 pasang orang tua dan balita stunting yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen penelitian menggunakan laporan gizi Puskesmas Pranggang, KPSP, dan lembar wawancara. Data direkap dan dianalisis secara deskriptif menggunakan tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 62,5% subjek berkategori pendek, 37,5% berkategori sangat pendek, 56,25% berkembang sesuai usianya, 31,25% memiliki perkembangan meragukan, dan 12,5% mengalami penyimpangan. Hasil tersebut hendaknya menjadi pertimbangan masyarakat untuk memberikan program stimulasi dan nutrisi adekuat sebagai integrasi terapi gangguan perkembangan pada balita stunting, terutama yang sangat pendek

[error in script]
Item Type: Undergraduate Thesis (Skripsi)
Subjects: Kebidanan > Neonataus, Bayi, Balita dan Anak Prasekolah
Depositing User: pipit pipit
Date Deposited: ['lib/utils:month_short_19' not defined] 2026
Last Modified: 22 Apr 2026 22:26
URI: https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/354

Actions (login required)

View Item
View Item