Rahmawati, Yuliana (2019) Hubungan Ketuban Pecah Dini Dengan Bayi Berat Lahir Rendah Di Rs Aura Syifa Kabupaten Kediri. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.
Cover + halaman depan.pdf
Download (944kB)
Bab 1.pdf
Download (315kB)
Bab 2.pdf
Download (544kB)
Bab 3.pdf
Download (429kB)
Bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (335kB) | Request a copy
Bab 5.pdf
Download (181kB)
Daftar Pustaka.pdf
Download (185kB)
Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (7MB) | Request a copy
Kata Kunci
Abstract
SKRD4A.0082 - NIM:P17321185048
Ketuban Pecah Dini adalah pecahnya selaput ketuban sebelum terjadinya proses persalinan yang dapat terjadi pada usia kehamilan cukup bulan atau kurang bulan. Bahwa pecahnya selaput ketuban disebabkan oleh karena selaput ketuban tidak kuat akibat kurangnya jaringan ikat dan vaskularisasi.
Yang mengakibatkan selaput ketuban yang berfungsi melindungi atau menjadi pembatas dunia luar dan ruangan dalam Rahim pecah dan mengeluarkan air ketuban menyebabkan hubungan langsung antara dunia luar dan ruangan dalam rahim yang memudahkan terjadinya infeksi asenden. Semakin lama periode laten maka semakin besar kemungkinan infeksi dalam rahim, persalinan prematur.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan ketuban pecah dini dengan bayi berat lahir rendah.
Desain penelitian survey analitik dengan rancangan Retrospektif, Populasi sebanyak 237, Sampling menggunakan teknik simple random sampling dengan jumlah 180 BBLR yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen peneliti menggunakan lembar check list, kemudian data dianalisis menggunakan uji Chi Square yakni nilai kemaknaan alpha = 0,05.
Berdasarkan hasil penelitian tersebut ada hubungan KPD dengan Bayi berat lahir rendah dengan p value = 0,00 < alpha 0,05
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Kebidanan > Asuhan Kebidanan Persalinan |
| Depositing User: | pipit pipit |
| Date Deposited: | 19 Apr 2026 05:02 |
| Last Modified: | 19 Apr 2026 06:25 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/321 |
