Purnomo, Edy (2026) ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN APENDIKSITIS DI RUANG SERUNI RSUD dr. SOEDOMO TRENGGALEK. Laporan Akhir thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.
1. COVER LUAR.pdf
Download (331kB)
2. COVER DALAM.pdf
Download (331kB)
3. LEMBAR PERSETUJUAN.pdf
Download (373kB)
4. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (476kB)
5. HALAMAN PERNYATAAN.pdf
Download (215kB)
6. ABSTRAK INDONESIA.pdf
Download (215kB)
7. ABSTRAK INGGRIS.pdf
Download (215kB)
8. KATA PENGANTAR.pdf
Download (333kB)
9. DAFTAR ISI.pdf
Download (555kB)
10. BAB I.pdf
Download (553kB)
11. BAB II.pdf
Download (868kB)
12. BAB III.pdf
Download (454kB)
13. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (914kB) | Request a copy
14. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (353kB) | Request a copy
15. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (543kB)
16. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
Kata Kunci
Abstract
EDY PURNOMO
Program Studi D3 Keperawatan Poltekkes Kemenkes Malang Kampus V
Kab.Trenggalek,Jl.DR.Sutomo No.5 Trenggalek
Email : edprnm0@gmail.com
ABSTRAK
Latar Belakang : Appendicitis adalah peradangan pada usus buntu akibat infeksi
yang memerlukan penanganan cepat guna menghindari komplikasi serius seperti
perforasi, peritonitis, hingga risiko kematian.Tujuan Penelitian : Penelitian ini
bertujuan untuk memberikan asuhan keperawatan yang komprehensif bagi
penderita appendicitis sekaligus menganalisis kemungkinan adanya kesenjangan
antara teori dan praktik di lapangan. Metode Penelitian : Menggunakan desain
deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, penelitian ini berupaya
memecahkan masalah kesehatan klien melalui metode pengumpulan data yang
meliputi wawancara, pemeriksaan fisik, dan studi dokumentasi.Hasil Penelitian
: Hasil penelitian mengungkapkan adanya beberapa kesenjangan, khususnya pada
aspek pola tidur, pemeriksaan area ekstremitas, serta penetapan diagnosa
keperawatan. Pada fase pre-operasi, diagnosa yang muncul didominasi oleh nyeri
akut akibat agen pencedera fisiologis serta ansietas yang berakar pada
kekhawatiran terhadap kegagalan tindakan. Sementara itu, pada tahap pasca-
operasi, masalah keperawatan yang timbul mencakup nyeri akut, risiko infeksi
akibat prosedur invasif, kerusakan integritas kulit, dan ansietas karena kurangnya
informasi. Seluruh intervensi dijalankan sesuai teori yang ada, namun
implementasinya tetap disesuaikan dengan dinamika kondisi klien di lapangan.
Kesimpulan : Setelah melalui proses evaluasi selama tiga hari dengan metode
SOAP, dapat disimpulkan bahwa meskipun pasien appendicitis hanya
memerlukan masa rawat inap yang singkat, mereka tetap membutuhkan perawatan
intensif yang berkelanjutan saat sudah kembali ke rumah.
Kata Kunci: Asuhan Keperawatan, Appendicitis, Klien.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Laporan Akhir) |
|---|---|
| Subjects: | Keperawatan > Keperawatan Medikal Bedah |
| Divisions: | Jurusan Keperawatan > Program Studi D-III Keperawatan (Amd.Kep) > Program Studi D-III Keperawatan Trenggalek |
| Depositing User: | Musriyatun Musriyatun Musriyatun |
| Date Deposited: | 34 Sep 2026 34 |
| Last Modified: | 11 Sep 2026 08:36 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2898 |
