Asafitri, Cinta Sayyidatul Asfa (2026) Gambaran Defisit Pengetahuan tentang Ketidakpatuhan Minum Obat Pada Pasien Diabetes Mellitus Di Wilayah Puskesmas Jambon Kabupaten Ponorogo. Karya Tulis Ilmiah thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.
ABSTRAK.pdf
Download (228kB)
BAB I.pdf
Download (182kB)
BAB II.pdf
Download (467kB)
BAB III.pdf
Download (277kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (309kB) | Request a copy
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (128kB) | Request a copy
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Bibliography
Download (203kB)
LAMPIRAN.pdf - Supplemental Material
Download (1MB)
Kata Kunci
Abstract
Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengobatan jangka panjang, salah satunya melalui kepatuhan dalam minum obat. Kurangnya pengetahuan pasien tentang penyakit dan pengobatan menjadi salah satu ropos utama yang menyebabkan ketidakpatuhan minum obat. Ketidakpatuhan tersebut dapat berdampak pada buruknya roposa kadar gula darah serta meningkatkan risiko komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran roposa pengetahuan tentang ketidakpatuhan minum obat pada pasien DM di wilayah Puskesmas Jambon. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif. Populasi dalam penelitian ini seluruh pasien DM jumlah sampel 30 responden, dengan ropos pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling sesuai kriteria inklusi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan kepatuhan minum obat. Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk ropo distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa roposal besar responden berusia 46–55 tahun sebanyak 15 responden (50%), berjenis kelamin perempuan sebanyak 23 responden (77%), dengan tingkat roposal terbanyak SD 17 responden (57%), pekerjaan sebagai petani sebanyak 13 responden (43%), lama menderita DM terbanyak >5 tahun sebanyak 18 responden (60%). Tingkat pengetahuan sebagian besar berada pada kategori kurang sebanyak 14 responden (47%). Tingkat kepatuhan minum obat sebagian besar berada pada kategori tidak patuh 16 responden (53%). Tingkat pengetahuan responden roposal besar dikategori kurang dan berhubungan dengan rendahnya kepatuhan minum obat. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan memiliki peran penting dalam kepatuhan minum obat, sehingga diperlukan edukasi roposal yang berkelanjutan untuk meningkatkan keberhasilan terapi
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Karya Tulis Ilmiah) |
|---|---|
| Subjects: | Keperawatan > Keperawatan Keluarga Keperawatan > Keperawatan Medikal Bedah |
| Divisions: | Jurusan Keperawatan > Program Studi D-III Keperawatan (Amd.Kep) > Program Studi D-III Keperawatan Ponorogo |
| Depositing User: | Wijaya wie Hardiati |
| Date Deposited: | 19 Jun 2026 |
| Last Modified: | 11 Sep 2026 06:33 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2871 |
