Ramadanni, Fasha Kharisma (2026) ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI RUANG ANGGREK RSUD dr. SOEDOMO TRENGGALEK. Laporan Akhir thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.
1. COVER LUAR.pdf
Download (96kB)
2. COVER DALAM.pdf
Download (96kB)
3. LEMBAR PERSETUJUAN.pdf
Download (112kB)
4. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (116kB)
5. HALAMAN PERNYATAAN.pdf
Download (33kB)
6. ABSTRAK INDONESIA.pdf
Download (31kB)
7. ABSTRAK INGGRIS.pdf
Download (85kB)
8. KATA PENGANTAR.pdf
Download (90kB)
9. DAFTAR ISI.pdf
Download (49kB)
10. BAB I.pdf
Download (53kB)
11. BAB II.pdf
Download (399kB)
12. BAB III.pdf
Download (105kB)
13. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (468kB) | Request a copy
14. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (35kB) | Request a copy
15. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only
Download (108kB) | Request a copy
16. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (855kB) | Request a copy
Kata Kunci
Abstract
Fasha Kharisma Ramadanni, Ixora, Awan Hariyanto
Program Studi D3 Keperawatan Poltekkes Kemenkes Malang Kampus Kabupaten Trenggalek
Email : fasha11harys@gmail.com
ABSTRAK
Latar Belakang : Tuberkulosis paru adalah penyakit infeksi menular akibat bakteri Mycobacterium tuberculosis yang menjadi masalah kesehatan global. Indonesia menempati posisi ketiga kasus TB terbanyak di dunia. Di Kabupaten Trenggalek kasus TB terus meningkat, mencapai 325 kasus pada semester pertama 2025. Asuhan keperawatan komprehensif berperan penting dalam meningkatkan kualitas hidup pasien, mencegah komplikasi, dan memutus rantai penularan. Tujuan Penelitian : Mendeskripsikan Asuhan Keperawatan pada pasien dengan penyakit Tuberkulosis paru di Ruang Anggrek RSUD dr. Soedomo Trenggalek. Metode Penelitian : Penelitian menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus tunggal. Subjek adalah satu pasien dewasa dengan Tuberkulosis paru yang dirawat inap minimal 3 hari. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, pemeriksaan fisik, observasi, dan studi dokumentasi rekam medis. Hasil Penelitian : Pengkajian menunjukkan keluhan utama sesak napas dan batuk produktif. Ditemukan kesenjangan antara teori dan fakta pada keluhan utama dan diagnosa keperawatan. Dua diagnosa prioritas yang ditegakkan yaitu pola napas tidak efektif berhubungan dengan sesak napas dan bersihan jalan napas tidak efektif berhubungan dengan hipersekresi jalan napas. Intervensi disusun sesuai teori yang berlaku, implementasi disesuaikan kondisi klien, dan evaluasi dilakukan selama tiga hingga empat hari menggunakan metode SOAP dengan hasil perkembangan kondisi pasien membaik. Kesimpulan : Pada pasien tuberkulosis penanganan harus dilakukan secara menyeluruh melalui tahapan pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Melalui asuhan keperawatan yang tepat, seperti pemantauan kondisi pernapasan, edukasi kepatuhan minum obat, serta pencegahan penularan, diharapkan kondisi pasien dapat membaik dan komplikasi dapat dicegah.
Kata Kunci : Asuhan Keperawatan, Tuberkulosis Paru, Pasien
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Laporan Akhir) |
|---|---|
| Subjects: | Keperawatan > Keperawatan Medikal Bedah |
| Divisions: | Jurusan Keperawatan > Program Studi D-III Keperawatan (Amd.Kep) > Program Studi D-III Keperawatan Trenggalek |
| Depositing User: | Musriyatun Musriyatun Musriyatun |
| Date Deposited: | Apr 2026 |
| Last Modified: | 11 Sep 2026 04:43 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2861 |
