Atamy, Rahmalilla Putri (2026) Gambaran Tingkat Kemampuan Pemenuhan Adl (Activity Daily Living) Pada Pasien Stroke Di Ruang Rawat Inap Aster Rsud Dr. Harjono Ponorogo. Karya Tulis Ilmiah thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.
ABSTRAK.pdf
Download (354kB)
BAB I.pdf
Download (174kB)
BAB II.pdf
Download (468kB)
BAB III.pdf
Download (212kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (281kB) | Request a copy
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (116kB) | Request a copy
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Bibliography
Download (323kB)
LAMPIRAN.pdf - Supplemental Material
Download (2MB)
Kata Kunci
Abstract
Latar belakang: Stroke merupakan salah satu penyebab utama kematian dan disabilitas di dunia yang berakibat gangguan aliran darah ke otak yang menyebabkan kerusakan jaringan otak dan gangguan fungsi neurologis. Kondisi ini dapat menimbulkan berbagai gangguan, seperti kelemahan otot, gangguan sensasi, serta hemiparesis/hemiplegia, yang berdampak pada penurunan kemampuan Activity Daily Living (ADL). Akibatnya, pasien stroke sering mengalami ketergantungan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti makan, mandi, berpakaian, dan mobilisasi. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pasien stroke yang dirawat di ruang rawat inap Aster RSUD Dr. Harjono Ponorogo pada bulan April–Mei 2026. Sampel penelitian berjumlah 30 pasien stroke yang mengalami hemiparesis dan memenuhi kriteria inklusi. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui lembar observasi untuk menilai tingkat kemandirian Activity Daily Living (ADL) serta tingkat keparahan stroke menggunakan NIHSS. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui crosstabs. Hasil: Mayoritas responden berusia >60 tahun (83,33%), berjenis kelamin perempuan (53,33%), dan memiliki lama sakit <1 tahun (76,67%). Tingkat kemandirian Activity Daily Living (ADL) menunjukkan sebagian besar responden berada pada kategori ketergantungan sedang (73,3%) dan ketergantungan berat (26,7%). Pada analisis tabulasi silang, pada tingkat keparahan stroke, mayoritas responden dengan lama sakit <1 tahun berada pada kategori stroke ringan (66,67%). Analisis: Mayoritas responden lansia dengan lama sakit <1 tahun berada pada ketergantungan sedang hingga berat. Meskipun sebagian besar mengalami stroke ringan, kemandirian ADL belum optimal karena masih dalam fase pemulihan. Hal ini menunjukkan bahwa kemandirian tidak hanya dipengaruhi oleh keparahan stroke, tetapi juga usia dan proses rehabilitasi.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Karya Tulis Ilmiah) |
|---|---|
| Subjects: | Keperawatan > Keperawatan Gawat Darurat dan Manajemen Bencana Keperawatan > Keperawatan Keluarga Keperawatan > Penyakit Tidak Menular |
| Divisions: | Jurusan Keperawatan > Program Studi D-III Keperawatan (Amd.Kep) > Program Studi D-III Keperawatan Ponorogo |
| Depositing User: | Wijaya wie Hardiati |
| Date Deposited: | 06 Oct 0009 40:38 |
| Last Modified: | 10 Sep 2026 06:40 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2829 |
