Gambaran Kepatuhan Diet Pada Lansia Penderita Diabetes Mellitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Ponorogo Selatan

Rachmat, Mufiddathul Firdausi (2026) Gambaran Kepatuhan Diet Pada Lansia Penderita Diabetes Mellitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Ponorogo Selatan. Karya Tulis Ilmiah thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.

[thumbnail of ABSTRAK.pdf] Text
ABSTRAK.pdf

Download (239kB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (267kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf

Download (560kB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf

Download (440kB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (408kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (190kB) | Request a copy
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Bibliography

Download (246kB)

Kata Kunci

Diabetes Mellitus, Kepatuhan Diet, Lansia

Abstract

Diabetes mellitus merupakan gangguan metabolisme kronis yang ditandai dengan hiperglikemia. Pada lansia, kepatuhan diet menjadi faktor krusial untuk menstabilkan kadar glukosa darah dan mencegah komplikasi serius seperti penyakit jantung dan stroke. Namun, perubahan fisiologis dan kebiasaan lama sering kali menjadi hambatan dalam kepatuhan diet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kepatuhan diet pada lansia penderita diabetes mellitus di Wilayah Kerja Puskesmas Ponorogo Selatan. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner The Self-Management Dietary Behaviors Questionnaire (SMDBQ). Analisis data menggunakan analisis univariat untuk mencari frekuensi dan proporsi karakteristik responden serta tingkat kepatuhan. Hasil Penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki tingkat kepatuhan diet dengan kategori sedang (53,3%). Berdasarkan karakteristik responden, menunjukkan mayoritas berada pada kategori elderly dengan rentang usia 60–65 tahun (63,3%), telah menderita diabetes mellitus selama 6–10 tahun (50%). Selain itu, sebagian besar responden memiliki kadar gula darah >200 mg/dL (56,7%). Hal ini menunjukkan adanya kesadaran awal namun belum konsisten dalam implementasi sehari-hari. Diperlukan dukungan keluarga yang kuat, edukasi kesehatan yang berkelanjutan dan mudah dipahami untuk meningkatkan kepatuhan diet lansia, serta pendekatan individual (individual counseling) untuk mengidentifikasi hambatan yang dialami lansia dalam menjalankan diet.

Item Type: Undergraduate Thesis (Karya Tulis Ilmiah)
Subjects: Keperawatan > Keperawatan Gerontik
Keperawatan > Keperawatan Medikal Bedah
Divisions: Jurusan Keperawatan > Program Studi D-III Keperawatan (Amd.Kep) > Program Studi D-III Keperawatan Ponorogo
Depositing User: Wijaya wie Hardiati
Date Deposited: 06 Sep 2026 07
Last Modified: 09 Sep 2026 06:07
URI: https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2725

Actions (login required)

View Item
View Item