PENGARUH TERAPI STORYTELLING MENGGUNAKAN BONEKA JARI TERHADAP TINGKAT KECEMASAN ANAK USIA 1-3 TAHUN DI RUANG ANAK RSUD dr. SOEDONO MADIUN

Anggraini, Laila Dwi (2024) PENGARUH TERAPI STORYTELLING MENGGUNAKAN BONEKA JARI TERHADAP TINGKAT KECEMASAN ANAK USIA 1-3 TAHUN DI RUANG ANAK RSUD dr. SOEDONO MADIUN. Laporan Akhir thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.

[thumbnail of AWAL.pdf] Text
AWAL.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (133kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf

Download (187kB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf

Download (315kB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (49kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (8kB) | Request a copy
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (234kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Kata Kunci

Hospitalisasi, kecemasan, toddler, terapi storytelling, boneka jar

Abstract

Hospitalisasi merupakan kondisi menakutkan bagi anak dan menimbulkan kecemasan pada anak ketika dirawat di rumah sakit. Anak usia toddler mengungkapkan kecemasan lebih agresif seperti menangis, menyerang dan mengusir petugas kesehatan, menendang dan memaksa orang tuanya untuk tinggal disampingnya. Penatalaksanaan untuk mengurangi kecemasan hospitalisasi salah satunya yaitu dengan terapi bermain storytelling menggunakan boneka jari. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh terapi storytelling menggunakan boneka jari terhadap tingkat kecemasan anak usia 1-3 tahun di Ruang Anak RSUD dr. Soedono Madiun. Desain penelitian ini adalah pra eksperimen menggunakan rancangan one group pretest posttest. Waktu pengambilan data dilakukan dilakukan pada 01 Februari-16 Maret 2024. Populasi dalam penelitian ini adalah 68 anak. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, jumlah sampel 30 responden. Pengumpulan data dengan melakukan observasi tingkat kecemasan menggunakan alat ukur tingkat kecemasan Facial Image Scale (FIS). Data dianalisis menggunakan uji Paired T-Test. Sebelum diberikan terapi, sebagian besar 77% (23 anak) mengalami cemas berat. Setelah diberikan terapi, lebih dari setengahnya 53,3% (16 anak) megalami cemas ringan. Hasil analisa diperoleh p-value sebesar 0,000 maka ada perbedaan rata-rata antara nilai pre-test dan post-test pemberian terapi storytelling menggunakan boneka jari. Hal ini menunjukkan adanya pengaruh terapi storytelling menggunakan boneka jari terhadap tingkat kecemasan anak usia 1-3 tahun. Bagi orangtua, dengan hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan salah satu terapi non farmakologis untuk mengatasi kecemasan anak usia 1-3 tahun ketika menjalani hospitalisasi.

[error in script]
Item Type: Undergraduate Thesis (Laporan Akhir)
Subjects: Keperawatan > Keperawatan Anak
Depositing User: Rachmi Septiviana
Date Deposited: 58 ['lib/utils:month_short_58' not defined] 2026
Last Modified: 19 May 2026 02:25
URI: https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/271

Actions (login required)

View Item
View Item