Pratama, Abel Januar Ephi (2025) Asuhan Keperawatan Pada Pasien Diabetes Mellitus Dengan Gangguan Integritas Kulitdi Puskesmas Babadan. Karya Tulis Ilmiah thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.
ABSTRAK.pdf - Other
Download (185kB)
BAB 1.pdf - Other
Download (227kB)
BAB 2.pdf - Other
Download (421kB)
BAB 3.pdf - Other
Download (199kB)
BAB 4.pdf - Other
Restricted to Registered users only
Download (296kB) | Request a copy
BAB 5.pdf - Other
Restricted to Registered users only
Download (166kB) | Request a copy
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Bibliography
Download (133kB)
MANUSKRIP .docx - Supplemental Material
Download (81kB)
Kata Kunci
Abstract
Diabetes melitus adalah penyakit dengan kadar gula darah tinggi yang dapat menyebabkan kerusakan sistem tubuh dan menimbulkan gangguan seperti kerusakan jaringan kulit Diabetes melitus tipe 2 ditandai oleh resistensi dan gangguan sekresi insulin yang menyebabkan glukosa tidak terserap optimal, sehingga meningkatkan risiko gangguan integritas kulit seperti ulkus diabetik akibat aliran darah yang tidak lancar dan terganggunya proses penyembuhan luka.Penanganan gangguan integritas kulit pada pasien diabetes melitus tipe 2 dilakukan melalui pencegahan luka dan perawatan menyeluruh, termasuk edukasi perawatan kaki, manajemen nutrisi, pengendalian kadar glukosa, serta perawatan luka yang tepat guna meningkatkan kualitas hidup pasien.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan dan menganalisis asuhan keperawatan pada pasien diabetes mellitus dengan gangguan integritas kulit di Puskesmas Babadan.Metode penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif dalam bentuk studi kasus, dengan teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan instrumen penilaian gangguan integritas kulit.Responden pada penelitian ini seorang laki-laki menderita diabetus melitus dengan gangguan integritas kulit.Dalam pengkajian didapatkan hasil skor instrumen gangguan integritas kulit 24 (sedang). Diagnosa keperawatan pada penelitian ini adalah ganggunan integritas kulit.Intervensi yang diberikan adalah perawatan luka DM selama seminggu. Implementasi yang dilakukan sesuai dengan intervensi yang akan diberikan. Dalam waktu satu minggu tidak didapatkan perbedan hasil yang signifikan, dari hasil skor 24 (sedang) menjadi 24. Dalam perawatan luka untuk ulus diabetikum ini akan didapati hasil yang signifikan apabila dilakukan secara rutin dalam kurun waktu jangka panjang, berdasar pada proses perawatan yang telah dilakukan dan evaluasi akhir didapati berkurangnya jaringan nekrotik.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Karya Tulis Ilmiah) |
|---|---|
| Subjects: | Keperawatan > Keperawatan Medikal Bedah |
| Divisions: | Jurusan Keperawatan > Program Studi D-III Keperawatan (Amd.Kep) > Program Studi D-III Keperawatan Ponorogo |
| Depositing User: | Wijaya wie Hardiati |
| Date Deposited: | 03 Sep 2026 04:00 |
| Last Modified: | 03 Sep 2026 04:00 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2622 |
