Maulidia, Alisza Ummy (2026) Analisis Holding Time dan Suhu Makanan pada Distribusi Makanan Pasien di Instalasi Gizi Rumah Sakit Wava Husada Kepanjen. Tugas Akhir thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.
1. Cover Sampul Berwarna.jpg
Download (230kB)
2. Cover Luar.pdf
Download (225kB)
3. Cover Dalam.pdf
Download (226kB)
4. Lembar Pernyataan atau Keaslian.pdf
Download (671kB)
5. Lembar Persetujuan.pdf
Download (741kB)
6. Lembar Pengesahan.pdf
Download (914kB)
7. Kata Pengantar.pdf
Download (229kB)
8. Abstrak Indonesia.pdf
Download (264kB)
9. Abstrac Inggris.pdf
Download (216kB)
10. Daftar Isi.pdf
Download (306kB)
11. BAB I.pdf
Download (293kB)
12. BAB II.pdf
Download (382kB)
13. BAB III.pdf
Download (351kB)
14. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (416kB) | Request a copy
15. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (285kB) | Request a copy
16. Daftar Pustaka.pdf
Download (277kB)
17. Lampiran.pdf
Download (716kB)
Kata Kunci
Abstract
Holding time (waktu tunggu makanan) adalah indikator kualitas penyelenggaraan makanan rumah sakit yang berisiko menurunkan keamanan pangan jika terlalu lama dan suhu tidak terjaga, karena makanan bisa masuk ke temperature danger zone (4–60°C). Penelitian deskriptif observasional dengan pendekatan cross sectional ini menganalisis holding time dan suhu makanan pada 34 sampel (4 jenis menu × 3 waktu makan) selama 5 hari di Instalasi Gizi RS Wava Husada Kepanjen Malang, dibandingkan dengan standar Kemenkes RI (2013) dan WHO (2020).
Hasil menunjukkan rata-rata holding time keseluruhan 196,26 menit (masih dalam batas aman ≤240 menit), namun 41,7% kelompok menu melebihi standar, terpanjang pada lauk nabati (313–320 menit). Sebaliknya, seluruh menu gagal memenuhi standar suhu penyajian (≥60°C), dengan suhu rata-rata hanya 28–35°C akibat penurunan suhu drastis (>30°C) setelah pemorsian, terutama pada lauk nabati.
Disimpulkan bahwa meski holding time relatif aman, suhu makanan sepanjang distribusi tidak memenuhi standar keamanan pangan. Penyebab utamanya meliputi jarak waktu produksi distribusi yang jauh, sistem sentralisasi, keterbatasan alat pemanas, dan proses pemorsian yang lama kondisi yang berisiko menurunkan keamanan dan daya terima makanan pasien.
Kata kunci: holding time, suhu makanan, distribusi makanan, keamanan pangan, rumah sakit
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Tugas Akhir) |
|---|---|
| Subjects: | Gizi > Gizi |
| Divisions: | Jurusan Gizi > Program Studi D-III Gizi |
| Depositing User: | pipit pipit haryadi |
| Date Deposited: | 0029 |
| Last Modified: | 26 Aug 2026 08:29 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2446 |
