SYAFITRI, Aulia Mardatillah (2026) HUBUNGAN LINGKAR LENGAN ATAS DENGAN KADAR HEMOGLOBIN PADA REMAJA PUTRI DI SMPN 14 JEMBER. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.
cover.pdf
Download (456kB)
BAB 1.pdf
Download (216kB)
BAB 2.pdf
Download (409kB)
BAB 3.pdf
Download (408kB)
BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (279kB) | Request a copy
BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (189kB) | Request a copy
Daftar Pustaka.pdf
Download (239kB)
Lampiraan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB) | Request a copy
Kata Kunci
Abstract
Latar Belakang : Anemia pada remaja putri masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang cukup tinggi di Indonesia. Salah satu faktor yang berperan dalam kejadian anemia adalah status gizi, yang dapat diukur melalui Lingkar Lengan Atas (LILA). Remaja putri dengan status gizi kurang berisiko mengalami kadar hemoglobin rendah. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui hubungan anatara lingkar lengan atas (LILA) dengan kadar hemoglobin (Hb) sebagai indikator status kesehatan remaja putri Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk . mengetahui hubungan lingkar lengan atas (LILA) dengan kadar hemoglobin (Hb) pada remaja putri di SMPN 14 Jember. Metode : Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasi dengan pendekatan cross – sectional. Sampel sebanyak 48 responden dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikunpulkan melalui pengukuran LILA menggunakan pita ukur dan kadar hemoglobin menggunakan hemoglobinometer digital, serta juga menggunakan lembar observasi. Analisis data dilakukan menngunakan uji korelasi pearson product moment Hasil : Sebagian besar responden memiliki status gizi dalam kategori normal dengan rata – rata nilai LILA 23,4 cm. Kadar hemoglobin (Hb) memiliki rata – rata 12,3 g/dL dengan variasi nilai antara 7,2 g/dL hingga 15,5 g/dL, dimana sebagian responden masih mengalami anemia. Analisis : Hasil uji korelasi pearson menunjukkan hubungan yang signifikan anatar ukuran LILA dan kadar hemoglobin (Hb) r = 0,376 dan nilai signifikansi p = 0,008, dengan kekuatan sedang dan arah positif. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik status gizi, maka kadar hemoglobin cenderung semakin tinggi, meskipun dipengaruhi juga oleh faktor lain seperti pola makan, asupan zat besi, dan kondisi fisilogis. Kesimpulan dan Saran : Semakin besar atau semakin normal ukuran Lingkar Lengan Atas (LILA) pada remaja, hal tersebut mencerminkan status gizi yang semakin baik. Status gizi yang baik maka cenderung semakin baik pula kadar hemoglobin dalam tubuhnya. Namun, faktor lain juga turut memengaruhi sehingga diperlukan upaya komprehensif dalam pencegahan anemia
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Kebidanan > Gizi dan Kesehatan Reproduksi |
| Divisions: | Jurusan Kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan (Str.) > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan Jember (Str.) |
| Depositing User: | Yeni Racmawati Yeni Racmawati |
| Date Deposited: | 10 Aug 2026 04 |
| Last Modified: | 10 Aug 2026 04:18 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2273 |
