NURHAYATI, INDAH PERMATA (2026) HUBUNGAN KEPATUHAN PEMBATASAN CAIRAN DAN DIET RENDAH GARAM DENGAN HIPERTENSI INTRADIALITIK PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISA. Skripsi thesis, POLTEKKES KEMENKES MALANG.
2. COVER LUAR.pdf
Download (151kB)
4. LEMBAR PERNYATAAN.pdf
Download (443kB)
5. LEMBAR PERSETUJUAN.pdf
Download (265kB)
6. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (642kB)
8. ABSTRAK IND.pdf
Download (223kB)
9. ABSTRAK ING.pdf
Download (159kB)
11. BAB I.pdf
Download (291kB)
12. BAB II.pdf
Download (631kB)
13. BAB III.pdf
Download (405kB)
14. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (374kB) | Request a copy
15. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (202kB) | Request a copy
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (265kB)
Kata Kunci
Abstract
Hipertensi intradialitik merupakan komplikasi yang terjadi pada pasien hemodialisis ditandai dengan peningkatan tekanan darah selama atau menjelang akhir sesi dialisis. Hipertensi intradialitik dapat dipengaruhi oleh retensi cairan dan natrium, pengaturan ultrafiltrasi, serta peningkatan aktivitas sistem renin–angiotensin–aldosteron (RAAS). Kondisi ini berdampak serius karena dapat menurunkan efektivitas terapi serta meningkatkan risiko komplikasi hingga kematian. Untuk mencegah terjadinya hipertensi intradialitik pasien perlu melakukan pembatasan cairan dan pengurangan asupan garam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepatuhan terhadap pembatasan cairan dan diet rendah garam dengan kejadian hipertensi intradialitik pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional dan pendekatan cross-sectional pada 64 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan instrumen Fluid Control in Hemodialysis Patients Scale (FCHPS) dan Dietary Salt Reduction Self-Care Behavior (DSR-SCB). Tekanan darah diukur menggunakan tensimeter digital. Analisis bivariat dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan antara kepatuhan pembatasan cairan dengan hipertensi intradialitik (p = 0,000) dan terdapat hubungan antara kepatuhan diet rendah garam dengan hipertensi intradialitik (p = 0,000). Kepatuhan pembatasan cairan dan diet rendah garam berperan penting dalam menurunkan risiko hipertensi intradialitik. Ketidakpatuhan dapat memicu kelebihan volume cairan yang berdampak pada peningkatan tekanan darah. Oleh karena itu, edukasi dan pemantauan kepatuhan diet pada pasien hemodialisis menjadi langkah penting dalam mencegah hipertensi intradialitik.
Kata Kunci : Hipertensi Intradialitik, Pembatasan Cairan, Diet Rendah Garam.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Keperawatan > Penyakit Tidak Menular |
| Divisions: | Jurusan Keperawatan > Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan (Str.Kep.) > Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan Malang |
| Depositing User: | Herdhita Kharisma |
| Date Deposited: | 0008 |
| Last Modified: | 07 Aug 2026 04:51 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2261 |
