FAKTOR RISIKO KEJADIAN PREEKLAMPSIA DI RUANGAN BERSALIN RSUD dr. SOEDONO MADIUN

Wijayanti, Wahyuni Eka (2024) FAKTOR RISIKO KEJADIAN PREEKLAMPSIA DI RUANGAN BERSALIN RSUD dr. SOEDONO MADIUN. Laporan Akhir thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.

[thumbnail of AWAL.pdf] Text
AWAL.pdf

Download (538kB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (107kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf

Download (260kB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf

Download (133kB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (167kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (32kB) | Request a copy
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (171kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Kata Kunci

Kehamilan, Persalinan, Faktor risiko, dan Preeklampsia

Abstract

2024 Keperawatan Maternitas

Preeklampsia merupakan masalah kesehatan pada ibu hamil yang perlu perhatian khusus dikarenakan penyebab pastinya masih belum diketahui, dan dapat menyebabkan kematian pada ibu maupun pada janin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor risiko kejadian preeklampsia pada ibu hamil di Ruang Bersalin RSUD dr. Soedono Madiun. Desain penelitian yang digunakan yaitu menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan teknik accidental sampling. Pengumpulan data yang dilaksanakan pada tanggal 7 Februari-16 Maret 2024. Instrumen penelitian yang digunakan dengan memberikan lembar wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor risiko preeklampsia dikarenakan hipertensi (94%), kunjungan ANC (antenatal care) (90%), umur (73%), obesitas (45%), jarak kehamilan (30%), paritas (24%), diabetes melitus (9%), serangan asma (9%) dan anemia (3%), hamil kembar (0%). Berdasarkan faktor risiko preeklampsia yang dominan terjadi dikarenakan faktor hipertensi sebanyak 94%. Hal ini dikarenakan rata-rata ibu yang memiliki riwayat hipertensi sebelum kehamilan dan kambuh lagi setelah kehamilan sehingga menghambat proses persalinan. Ibu hamil harus tetap menjaga kesehatan selama kehamilan dengan melaksanakan cek rutin kehamilannya dengan tepat waktu, karena kewaspadaan terhadap risiko preeklampsia kehamilan yang terjadi, dan selalu memanfaatkan pelayanan kesehatan terdekat dengan tepat.

[error in script]
Item Type: Undergraduate Thesis (Laporan Akhir)
Subjects: Keperawatan > Keperawatan Maternitas
Depositing User: Rachmi Septiviana
Date Deposited: 05 Jun 0017
Last Modified: 17 Mar 2026 06:51
URI: https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/223

Actions (login required)

View Item
View Item