AGUSTIN, Dela Ima (2026) PERBEDAAN SIKAP REMAJA DALAM MENCEGAH PERNIKAHAN DINI SEBELUM DAN SESUDAH EDUKASI HAK KESEHATAN SEKSUAL DAN REPRODUKSI (HKSR) DI SMP NEGERI 2 SILO. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.
COVER SKRIPSI_DELA IMA AGUSTIN.pdf
Download (617kB)
BAB 1 SKRIPSI_DELA IMA AGUSTIN.pdf
Download (325kB)
BAB 2 SKRIPSI_DELA IMA AGUSTIN.pdf
Download (577kB)
BAB 3 SKRIPSI_DELA IMA AGUSTIN.pdf
Download (456kB)
BAB 4 SKRIPSI_DELA IMA AGUSTIN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (367kB) | Request a copy
BAB 5 SKRIPSI_DELA IMA AGUSTIN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (227kB) | Request a copy
DAFTAR PUSTAKA SKRIPSI_DELA IMA AGUSTIN.pdf
Download (281kB)
LAMPIRAN SKRIPSI_DELA IMA AGUSTIN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB) | Request a copy
Kata Kunci
Abstract
Pendahuluan: Masa remaja merupakan periode transisi yang rentan terhadap masalah kesehatan reproduksi, salah satunya pernikahan dini. Pernikahan dini berdampak pada kesehatan, pendidikan, dan sosial ekonomi remaja.Kecamatan Silo merupakan wilayah dengan angka pernikahan dini tertinggi di Kabupaten Jember tahun 2025. Salah satu upaya preventif yang dapat dilakukan yaitu melalui edukasi HKSR. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan sikap remaja dalam mencegah pernikahan dini sebelum dan sesudah edukasi HKSR di SMP Negeri 2 Silo. Metode: Penelitian kuantitatif pre experimental dengan rancangan one group pretest-posttest design. Sampel berjumlah 118 responden yang dipilih menggunakan proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji McNemar. Hasil: Sebelum diberikan edukasi persentase terbesar berada dalam kategori sikap negatif dan sesudah diberikan edukasi persentase terbesar berada dalam kategori sikap positif. Analisis: Terdapat perbedaan sikap remaja dalam mencegah pernikahan dini sebelum dan sesudah diberikan edukasi HKSR di SMP Negeri 2 Silo. Sikap positif meningkat dari 39,8% menjadi 76,3%, sedangkan sikap negatif menurun dari 60,2% menjadi 23,7%. Hasil uji McNemar menunjukkan nilai p=0,000 (p≤0,05)). Diskusi: Edukasi HKSR berkontribusi dalam meningkatkan pemahaman remaja mengenai kesehatan reproduksi dan dampak pernikahan dini. Edukasi kesehatan reproduksi secara rutin dan berkelanjutan penting dilakukan sebagai upaya preventif dalam mencegah pernikahan dini pada remaja.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Kebidanan > Gizi dan Kesehatan Reproduksi Kebidanan > Promosi Kesehatan |
| Divisions: | Jurusan Kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan (Str.) > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan Jember (Str.) |
| Depositing User: | Yeni Racmawati Yeni Racmawati |
| Date Deposited: | 03 Jul 2026 30:26 |
| Last Modified: | 07 Aug 2026 03:30 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2159 |
