AZIZAH, Putri Nur (2026) TREN PERUBAHAN INDIKASI SECTIO CAESAREA (SC) DI POSKESDES KALIANGET TAHUN 2020 – 2024. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.
Putri Nur Azizah REVISI (AWAL).pdf
Download (2MB)
Putri Nur Azizah REVISI (BAB 1).pdf
Download (2MB)
Putri Nur Azizah REVISI (BAB 2).pdf
Download (6MB)
Putri Nur Azizah REVISI (BAB 3).pdf
Download (1MB)
Putri Nur Azizah REVISI (BAB 4).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB) | Request a copy
Putri Nur Azizah REVISI (BAB 5).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (495kB) | Request a copy
Putri Nur Azizah REVISI (DAFTAR PUSTAKA).pdf
Download (786kB)
Putri Nur Azizah REVISI (LAMPIRAN - LAMPIRAN).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB) | Request a copy
Kata Kunci
Abstract
Sectio Caesarea (SC) merupakan tindakan pembedahan untuk melahirkan janin yang dilakukan apabila persalinan normal dinilai berisiko bagi ibu maupun janin. Angka persalinan SC menunjukkan tren peningkatan yang signifikan baik di tingkat global maupun nasional dalam beberapa tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tren perubahan indikasi Sectio Caesarea di POSKESDES Kalianget tahun 2020–2024. Penelitian menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan time series. Sampel penelitian sebanyak 200 kasus rujukan SC yang diambil menggunakan teknik sampel jenuh berdasarkan data rekam medis dan register rujukan persalinan ibu bersalin yang memenuhi kriteria inklusi. Variabel penelitian meliputi jumlah kasus SC per tahun, jenis indikasi medis dan non-medis, serta pola tren perubahan tiap indikasi. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi dan interpretasi tren tahunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 855 persalinan yang tercatat selama 2020–2024, sebanyak 200 kasus (23,4%) di antaranya dirujuk untuk tindakan SC, dengan jumlah kasus meningkat dari 26 kasus (2020) menjadi 50 kasus (2023 dan 2024), atau naik sekitar 92,3%. Indikasi medis mendominasi tindakan SC sebesar 86,5%, dengan penyebab terbanyak yaitu Ketuban Pecah Dini/KPD (21,0%), riwayat SC sebelumnya/BSC (15,0%), dan preeklamsia/PEB (13,0%). Analisis tren menunjukkan tiga pola: meningkat pada KPD, BSC, dan kelainan letak janin/Letto,dengan BSC sebagai temuan paling menonjol karena naik dari 3,8% menjadi puncaknya 24,0%; menurun pada indikasi non-medis (dari 34,6% menjadi 10,0%) dan preeklamsia/PEB; serta fluktuatif pada Post Date, CPD, dan medis lain-lain. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tren SC di POSKESDES Kalianget cenderung meningkat, dengan indikasi medis,khususnya riwayat SC sebelumnya,menjadi temuan yang paling mendesak untuk mendapat perhatian dalam evaluasi pelayanan kesehatan maternal.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Kebidanan > Asuhan Kebidanan Persalinan |
| Divisions: | Jurusan Kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan (Str.) > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan Jember (Str.) |
| Depositing User: | Yeni Racmawati Yeni Racmawati |
| Last Modified: | 31 Jul 2026 05:41 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2125 |
