SALSABILA, Azizah (2026) HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA PUTRI DENGAN NIAT MELAKUKAN SADARI (PERIKSA PAYUDARA SENDIRI) PADA SISWI SMPN 1 PAGERWOJO TULUNGAGUNG. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.
COVER.pdf
Download (651kB)
BAB I.pdf
Download (148kB)
BAB II.pdf
Download (290kB)
BAB III.pdf
Download (319kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (299kB) | Request a copy
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (74kB) | Request a copy
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (194kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB) | Request a copy
Kata Kunci
Abstract
Latar Belakang: Kanker payudara merupakan kanker yang paling sering terjadi pada perempuan. GLOBOCAN 2022 mencatat 985.400 kasus baru dan 315.100 kematian akibat kanker payudara di Asia. Di Indonesia, kanker payudara menempati peringkat pertama dan menyumbang 51% dari seluruh kasus kanker pada perempuan. Kanker payudara dapat dideteksi dengan periksa payudara sendiri (SADARI). Studi pendahuluan di SMPN 1 Pagerwojo menunjukkan bahwa sebagian besar siswi belum mengenal SADARI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap remaja putri dengan niat melakukan SADARI pada siswi SMPN 1 Pagerwojo. Metode: Penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional pada 147 siswi menggunakan proportionate random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Fisher’s Exact. Hasil: Sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik (67,3%), sikap positif (58,5%), dan niat tinggi melakukan SADARI (77,5%). Responden dengan pengetahuan baik dan sikap positif cenderung memiliki niat tinggi melakukan SADARI. Hasil uji Fisher’s Exact menunjukkan terdapat hubungan antara pengetahuan dengan niat melakukan SADARI (ρ=0,000<α) serta terdapat hubungan antara sikap dengan niat melakukan SADARI (ρ=0,000<α). Kesimpulan: Pengetahuan dan sikap remaja putri berhubungan dengan niat melakukan SADARI. Semakin baik pengetahuan dan semakin positif sikap remaja putri, semakin tinggi niat untuk melakukan SADARI. Saran: Sekolah dan tenaga kesehatan perlu mengembangkan program edukasi kesehatan payudara yang berkelanjutan disertai pelatihan praktik SADARI, sehingga terbentuk kebiasaan dan kesiapan perilaku deteksi dini kanker payudara sejak remaja.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Kebidanan > Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi |
| Divisions: | Jurusan Kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan (Str.) > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan Jember (Str.) |
| Depositing User: | Yeni Racmawati Yeni Racmawati |
| Date Deposited: | 31 Jul 2026 02:29 |
| Last Modified: | 31 Jul 2026 02:29 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/2090 |
