PERBEDAAN MOTORIK KASAR ANAK USIA 4-5 TAHUN SEBELUM DAN SESUDAH DIBERIKAN STIMULASI PERMAINAN ULAR TANGGA DI TK AS SYARIAH RAMBIPUJI JEMBER

DESIAWATI, Happy Anggi (2023) PERBEDAAN MOTORIK KASAR ANAK USIA 4-5 TAHUN SEBELUM DAN SESUDAH DIBERIKAN STIMULASI PERMAINAN ULAR TANGGA DI TK AS SYARIAH RAMBIPUJI JEMBER. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.

[thumbnail of Cover] Text (Cover)
001-015.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Bab 1] Text (Bab 1)
016-022.pdf

Download (91kB)
[thumbnail of Bab 2] Text (Bab 2)
023-062.pdf

Download (508kB)
[thumbnail of Bab 3] Text (Bab 3)
063-079.pdf

Download (183kB)
[thumbnail of Bab 4] Text (Bab 4)
080-093.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (251kB) | Request a copy
[thumbnail of Bab 5] Text (Bab 5)
094-095.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4kB) | Request a copy
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
096-099.pdf

Download (87kB)
[thumbnail of Lampiran] Text (Lampiran)
100-133.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Kata Kunci

Permainan Ular Tangga, Motorik Kasar

Abstract

Latar Belakang: Aktivitas fisik motorik yang rendah akan berdampak terhadap perkembangan kemampuan motorik pada anak dengan demikian permainan tradisional ular tangga merupakan salah satu aktivitas yang dapat mengembangkan keterampilan motorik kasar pada anak, Pada Tahun 2020, 35,4% anak di Indonesia menderita penyimpangan dalam motorik kasar. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh permainan tradisional ular tangga terhadap motorik kasar anak TK usia 4-5 tahun. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pra eksperimen dengan populasi 29 responden, jumlah sampel 27 responden yang dipilih secara simple random sampling. Pengumpulan data variabel menggunakan lembar observasi dan analisis data menggunakan Uji Paired Sample T Test. Hasil: Penelitian menunjukkan motorik kasar seluruh responden sebelum dilakukan permainan tradisional ular tangga berada pada kategori belum berkembang (BB) (100%) dan sesudah dilakukan permainan tradisional ular mayoritas responden berada pada kategori berkembang sangat baik (BSB) (93%). Hasil analisis menunjukkan ada pengaruh permainan tradisional ular tangga terhadap motorik kasar pada anak, didapatkan hasil signifikan (2-tailed 0,000 ≤ 0,05). Kesimpulan: Ada perbedaan motorik kasar anak TK sebelum dan sesudah diberikan permainan ular tangga karena dalam permainan ular tangga dapat memberikan stimulasi sehingga mampu meningkatkan kemampuan motorik kasar pada anak , permainan ular tangga dapat dijadikan alat stimulasi untuk lebih mengoptimalkan perkembangan yang belum berkembang.

[error in script]
Item Type: Undergraduate Thesis (Skripsi)
Subjects: Kebidanan > Neonataus, Bayi, Balita dan Anak Prasekolah
Depositing User: Yeni Racmawati Yeni Racmawati
Date Deposited: 23 Jun 2026 02:59
Last Modified: 23 Jun 2026 03:00
URI: https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/1760

Actions (login required)

View Item
View Item