ARDANA, GANDA PUTRI MAYTA (2023) PENGARUH SMOOTHIES BERBAHAN BUAH DENGAN INDEKS GLIKEMIK RENDAH TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PENDERITA DIABETES MELLITUS. Tugas Akhir thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG.
3. Cover Dalam.pdf
Download (177kB)
4. Lembar Pernyataan Orisinalitas.pdf
Download (315kB)
6. Lembar Pengesahan.pdf
Download (1MB)
7. Kata Pengantar.pdf
Download (80kB)
8. Abstrak Indonesia.pdf
Download (41kB)
9. Abstract Inggris.pdf
Download (92kB)
10. Daftar Isi.pdf
Download (125kB)
11. BAB I.pdf
Download (51kB)
12. BAB II.pdf
Download (217kB)
13. BAB III.pdf
Download (173kB)
14. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (250kB) | Request a copy
15. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (35kB) | Request a copy
16. Daftar Pustaka.pdf
Download (146kB)
17. Lampiran.pdf
Download (648kB)
2. Cover Luar.pdf
Download (41kB)
Kata Kunci
Abstract
Latar Belakang: Diabetes Mellitus adalah suatu penyakit atau gangguan metabolik yang disebabkan oleh gagalnya kerja pankreas dalam memproduksi hormon insulin secara memadai. Di Indonesia, diketahui bahwa penyakit Diabetes Mellitus disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah perubahan gaya hidup yang berpengaruh terhadap pola makan seseorang yang tidak seimbang sehingga menyebabkan obesitas. Pada responden Diabetes Mellitus dengan diet tinggi serat, makanan yang dikonsumsi akan lebih banyak berasal dari buah dan sayur. Dengan adanya informasi pada beberapa penelitian terdahulu yang menunjukkan bahwa buah berindek glikemik rendah seperti buah anggur, apel dan stoberi memiliki kandungan yang baik terhadap kadar glukosa darah, maka kajian yang lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengetahui buah mana yang memiliki efek baik terhadap kadar glukosa darah pada penderita Diabetes Mellitus. Metode: Pada penelitian ini, desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimental dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Eksperimen yang dirancang adalah memberikan perlakuan berbeda (memberikan smoothies berbahan anggur, apel dan stoberi) pada sampel yang telah dikelompokkan. Sampel pada penelitian ini adalah 13 penderita Diabetes Mellitus yang telah memenuhi kriteria. Data dioleh menggunakan ANOVA untuk mengetahui smoothies mana yang memberikan peningkatan kadar glukosa darah tertinggi dan terendah. Hasil: Terdapat perbedaan signifikan pengaruh yang diberikan smoothies berbahan anggur, apel dan atoberi terhadap kadar glukosa dalam darah. Responden yang mengkonsumsi smoothies berbahan Anggur cenderung memiliki kadar glukosa dalam darah lebih tinggi dibanding responden yang mengkonsum smoothies Apel dan Strawberry. Kesimpulan: Rerata kadar glukosa darah pada responden sebelum pemberian smoothies masih relative normal, yaitu rerata sebesar 215.641 mg/dL. Rerata kadar glukosa darah pada responden setelah pemberian smoothies naik dan relative tinggi, yaitu rerata sebesar 260.872 mg/dL. Berdasarkan uji-t terdapat perbedaan signifikan sebelum dan sesudah pemberian smoothies. Berdasarkan uji ANOVA, terdapat perbedaan signifikan pengaruh yang diberikan smoothies berbahan anggur, apel dan stoberi terhadap kadar glukosa dalam darah. Responden yang mengkonsumsi smoothies berbahan Anggur cenderung memiliki kadar glukosa dalam darah lebih tinggi dibanding responden yang mengkonsum smoothies Apel dan Strawberry.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Tugas Akhir) |
|---|---|
| Subjects: | Gizi > Gizi |
| Depositing User: | donny sashari |
| Date Deposited: | 59 Sep 0059 |
| Last Modified: | 22 Jun 2026 07:07 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/1729 |
