LUSICA, ARDYNE (2025) PERUBAHAN INTERAKSI SOSIAL PADA PASIEN ISOLASI SOSIAL SETELAH DILAKUKAN TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK SOSIALISASI DI RUMAH SAKIT RADJIMAN WEDIODININGRAT LAWANG. Laporan Akhir thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.
AWAL.pdf
Download (1MB)
BAB 1.pdf
Download (78kB)
BAB 2.pdf
Download (174kB)
BAB 3.pdf
Download (22kB)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (234kB) | Request a copy
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (8kB) | Request a copy
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (139kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (5MB) | Request a copy
Kata Kunci
Abstract
2025 Kep. Jiwa
Latar Belakang: Gangguan Jiwa adalah kondisi yang ditandai dengan gangguan pada pikiran, emosi, dan perilaku pada seseorang, sehingga menyebabkan disfungsi atau hambatan dalam menjalankan fungsi kehidupan sehari-hari sebagai manusia. Pasien dengan gangguan mental sering mengalami kesulitan dalam mempertahankan hubungan sosial atau kesulitan dalam menjalin komunikasi akibat gejala yang dialaminya, baik karena penurunan kemampuan kognitif, gangguan emosional atau rasa takut terhadap stigma dan penolakan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan kemampuan interaksi sosial pada pasien isolasi sosial setelah dilakukan TAK Sosialisasi. Metode Penelitian: Desain penelitian ini menggunakan metode studi kasus yang dilaksanakan di RS Radjiman Wediodiningrat Lawang pada 22 Januari sampai dengan 15 Maret 2025 dengan 12 partisipan yang terdiagnosis gangguan jiwa dan hanya 5 partisipan yang mampu menyelesaikan TAK Sosialisasi hingga sesi 7. Hasil Penelitian: Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat perubahan secara bertahap pada kemampuan interaksi pasien dengan isolasi sosial. Intervensi berupa terapi aktivitas kelompok sosialisasi sesi 1-7 dapat memberikan dampak positif serta dapat menurunkan tanda dan gejala isolasi sosial yang dibuktikan dengan adanya peningkatan kemampuan komunikasi verbal. Selain itu, pasien juga menunjukkan adanya perubahan komunikasi nonverbal. Kesimpulan dan Saran: Secara keseluruhan, TAK Sosialisasi terbukti sebagai salah satu intervensi keperawatan jiwa yang efektif untuk meningkatkan kemampuan interaksi sosial pada pasien dengan isolasi sosial. Oleh karena itu, diharapkan tenaga kesehatan dapat menerapkan TAK Sosialisasi secara rutin pada pasien isolasi sosial untuk menurunkan tanda dan gejala isolasi sosial.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Laporan Akhir) |
|---|---|
| Subjects: | Keperawatan > Keperawatan Jiwa |
| Depositing User: | Rachmi Septiviana |
| Date Deposited: | 04 Mar 2026 02:46 |
| Last Modified: | 04 Mar 2026 02:46 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/171 |
