Zaeni, Mochammad Fu’adin (2025) HUBUNGAN KEBIASAAN SARAPAN DENGAN KONSENTRASI ANAK SAAT MELAKUKAN AKTIVITAS BELAJAR DI TK AL - HIDAYAH JINGGLONG KABUPATEN BLITAR. Laporan Akhir thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.
PENDAHULUAN.pdf
Download (442kB)
BAB 1.pdf
Download (82kB)
BAB 2.pdf
Download (114kB)
BAB 3.pdf
Download (98kB)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (101kB) | Request a copy
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (75kB) | Request a copy
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (153kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB) | Request a copy
Kata Kunci
Abstract
2025 Keperawatan anak
Pendahuluan: Kebiasaan sarapan memegang peranan krusial dalam menunjang aktivitas anak, terutama dalam mendukung konsentrasi belajar. Anak usia prasekolah (4-7 tahun) berada pada fase perkembangan pesat yang membutuhkan asupan gizi memadai. Namun, prevalensi anak yang melewatkan sarapan masih cukup tinggi di Indonesia, sekitar 16,9-50%. Kondisi ini dapat menyebabkan penurunan energi, sulit berkonsentrasi, dan kurang optimal dalam memahami pelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan sarapan dengan tingkat konsentrasi anak saat melakukan aktivitas belajar di TK Al-Hidayah Jingglong. Metode: Penelitian kuantitatif ini menggunakan pendekatan cross-sectional, dilaksanakan di TK Al-Hidayah Jingglong, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar, pada tanggal 30 April – 10 Mei 2025. Sampel berjumlah 50 siswa, diambil menggunakan teknik total sampling. Kriteria inklusi meliputi siswa berusia 4-7 tahun, hadir saat penelitian, dan mendapat izin orang tua. Data dikumpulkan melalui kuesioner kebiasaan sarapan untuk orang tua dan lembar observasi konsentrasi belajar anak. Analisis data menggunakan uji statistik Chi-square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih dari separuh (54%) siswa memiliki kebiasaan sarapan dalam kategori sedang dan konsentrasi belajar dalam kategori cukup. Ditemukan hubungan signifikan antara kebiasaan sarapan dengan tingkat konsentrasi belajar siswa (p < 0.05). Siswa dengan kebiasaan sarapan sangat baik memiliki konsentrasi belajar sangat baik, sementara siswa dengan kebiasaan sarapan rendah cenderung memiliki konsentrasi sangat rendah hingga rendah. Diskusi: Temuan ini menegaskan pentingnya kebiasaan sarapan yang baik untuk mendukung konsentrasi belajar anak usia dini. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar untuk program edukasi bagi orang tua dan intervensi kesehatan terkait kebiasaan makan sehat pada anak di lingkungan sekolah.
| Item Type: | Undergraduate Thesis (Laporan Akhir) |
|---|---|
| Subjects: | Keperawatan > Keperawatan Anak |
| Depositing User: | Rachmi Septiviana |
| Date Deposited: | 02 Mar 2026 07:29 |
| Last Modified: | 02 Mar 2026 07:29 |
| URI: | https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/145 |
