HUBUNGAN RIWAYAT IBU HAMIL MALNUTRISI DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 24-59 BULAN DI DESA PRINGGOWIRAWAN KECAMATAN SUMBERBARU KABUPATEN JEMBER

YUNANI, Iftita Rinda (2023) HUBUNGAN RIWAYAT IBU HAMIL MALNUTRISI DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 24-59 BULAN DI DESA PRINGGOWIRAWAN KECAMATAN SUMBERBARU KABUPATEN JEMBER. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Malang.

[thumbnail of Cover] Text (Cover)
001-012.pdf

Download (665kB)
[thumbnail of Bab 1] Text (Bab 1)
013-018.pdf

Download (293kB)
[thumbnail of Bab 2] Text (Bab 2)
019-050.pdf

Download (460kB)
[thumbnail of Bab 3] Text (Bab 3)
051-058.pdf

Download (426kB)
[thumbnail of Bab 4] Text (Bab 4)
059-078.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (333kB) | Request a copy
[thumbnail of Bab 5] Text (Bab 5)
079-081.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (164kB) | Request a copy
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
082-083.pdf

Download (281kB)
[thumbnail of Lampiran] Text (Lampiran)
084-101.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Kata Kunci

Ibu Hamil Malnutrisi, Stunting, BBLR

Abstract

Latar Belakang: Masalah gizi yang timbul pada ibu hamil saat ini masih banyak ibu hamil di Indonesia yang mengalami masalah gizi khususnya malnutrisi. Hal ini mengakibatkan terhambatnya pertumbuhan janin pada saat hamil sehingga menimbulkan resiko pada bayi dengan BBLR (Berat Badan Lahir Rendah. Anak yang lahir dengan keadaan BBLR mempunyai resiko 23,39 kali lebih besar mengalami Stunting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan riwayat ibu hamil malnutrisi dengan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan. Metode : Desain penelitian ini menggunakan metode korelasi analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasinya adalah semua ibu yang memiliki anak balita usia 24-59 bulan dan memiliki riwayat Malnutrsi ketika hamil di Desa Pringgowirawan Kecamatan Sumberbaru Tahun 2023.Besar sampel 41 dengan teknik simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner.Data Dikumpulkan dan diuji menggunakan Koefisien Korelasi Spearman. Hasil: nilai signifikansi sebesar 0,65, karena nilai signifikansi 0,65> lebih besar dari 0,05 hal ini dapat diartikan bahwa H0 diterima yang artinya Tidak Ada Hubungan Antara Riwayat Ibu Hamil Manutisi dengan Kejadian Stunting. Kesimpulan : balita mendapatkan ASI eksklusif, Imunisasi dasar lengkap yang dapat menghindari adanya infeksi, serta ditunjang dengan sanitasi yang baik serta pemberian asupan nutrisi dengan gizi seimbang sehingga walaupun ibu memiliki riwayat malnutrisi, balita tidak stunting.

[error in script]
Item Type: Undergraduate Thesis (Skripsi)
Subjects: Kebidanan > Asuhan Kebidanan Kehamilan
Depositing User: Yeni Racmawati Yeni Racmawati
Date Deposited: ['lib/utils:month_short_57' not defined] 2026
Last Modified: 12 Jun 2026 01:57
URI: https://repository.poltekkes-malang.ac.id/id/eprint/1360

Actions (login required)

View Item
View Item